Cegah DBD Bupati Sintang Ajak Masyarakat Lakukan 3M Plus

oleh

Tingginya kasus DBD di Sintang ini mendapat perhatian serius dari Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby M.Si. <p style="text-align: justify;">Ia mengaku cukup prihatin terhadap kasus DBD yang di tetapkan Sintang sebagai KLB yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti ini.<br /><br />Menurutnya, untuk meminimalisir jumlah kasus DBD ini, bukan hanya semata-mata tugas Pemerintah dan pihak Puskesmas saja. Tetapi merupakan komitmen dan kesadaran semua pihak, terutama masyarakat.<br /><br />“Kita sangat prihatin dengan kasus DBD ini. Tetapi sulit kasus DBD ini dicegah, jika upaya keras Pemda tidak mendapatkan dukungan dan komitmen yang berkesinambungan dari masyarakat dan stakeholder lainnya, maka hasilnya pun akan sia-sia, “Kata Bupati Usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sintang Rabu (30/4/2014)<br /><br />Bupati mengimbau kepada warga agar mengantisipasi penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan cara membiasakan hidup bersih dan lebih menggencarkan Gerakan 3M Plus.<br /><br />“Untuk itu saya mengimbau warga agar membersihkan lingkungan, mengubur, menguras, menutup dan menabur bubuk abate di tempat yang dapat menampung air (3M Plus). Tujuannya untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypty sebagai faktor penularan DBD,” pintanya.<br /><br />Lebih lanjut menurutnya, musim hujan yang melanda akhir-akhir ini berpotensi menjangkitnya DBD akibat lingkungan yang tidak bersih. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan,  angka kasus DBD di Sintang mencapai 52  kasus.<br /><br />“Munculnya kasus DBD di Sintang, salah satunya akibat rendahnya kesadaran warga untuk hidup bersih, apalagi Sintang  termasuk daerah endemis DBD yang setiap tahun terdapat kasus penyakit tersebut.<strong>(bny/das)</strong></p>