Covid-19, Sekda Sintang Serahkan Bantuan Sembako Kepada Penyandang Disabilitas dan Mahasiswa

oleh

SINTANG, KN – Menghadapi New Normal dalam pandemi Covid 19, pemerintah Kabupaten Sintang tidak berhenti-hentinya menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Sintang terutama kepada masyarakat yang kurang mampu serta yang berdampak langsung oleh Covid-19.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra, Yosepha Hasnah M, Si, menyerahkan Bantuan Covid- 19 kepada penyandang disabilitas dan mahasiswa Universitas Kapuas Sintang, melalui Dinas Sosial Kabupaten Sintang.

Adapun bantuannya yang di salurkan antara lain 10 kg Beras, 2 kg Minyak Goreng, dan satu dus Mie Instan.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Jumat (12/6/2020).

Sekretaris Daerah, Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa dalam menghadapi New Normal ini bukan berarti kita bisa santai dan tidak mematuhi himbuan dan protokol pemerintah dalam menjaga penyebaran Corona Virus Desease 19, kita tetap mematuhi dan mengikuti himbauan pemerintah dan protokoler kesehatan, yakni selalu memakai masker jika keluar rumah, cuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak jika di tempat keramian, kata Yosepha.

Kepada mahasiswa Yosepha berpesan, tolong kurangi kegiatan atau aktivitas di luar rumah, jangan terlalu banyak nongkrong nongkrong di luar serta harus selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokoler kesehatan, pinta Yosepha.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Sutina mengatakan, kali ini pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Sintang memberikan bantuan kepada penyandang Disabilitas yang ada di Kabupaten Sintang serta kepada mahasiswa Universitas Kapuas Sintang yang berasal dari kecamatan dan desa terjauh.

“bantuan sembilan bahan pokok ini kita berikan kepada penyandang Disabilitas berupa 10 kg beras,2 liter minyak goreng kemasan dan mie instan satu dus,jumlah disabilitas yang berhak menerima sebanyak 70 orang, sedangkan bantuan yang di berikan kepada mahasiswa sebanyak 75 orang, berupa 5 kg beras dan mie instan satu dus, ucap Sutina.

Sutina mengatakan, jangan kita liat besar kecilnya bantuan ini, tetapi mari kita saling bagi dan saling membantu di masa sulit seperti ini, mari kita saling membantu dan menyemanggati, jangan sampai pandemi covid 19 meruntuhkan sendi-sendi perekonomian kita, ini lah yang kita sebut “Jaring pengaman sosial” kata Sutina. (*)