Covid-19, Wabup Sintang Sesalkan Masih ada Masyarakat Sintang yang Tidak Jujur

oleh
Wabup Sintang, Sudiyanto Saat mengikuti Razia Prokes

SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang melaui Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 tidak henti-hentinya memberikan menghimbau kepada warga agar mematuhi protokol kesehatan namun himbauan dan sosialisasi tersebut banyak yang mengabaikan.

Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menyayangkan prilaku seorang pemuda yang sudah tau bergejala covid-19, tapi tetap berkeliaran nongkrong di warung kopi. Pemuda berusia 23 tahun itu, terjaring razia penegakan prokes. Setelah diperiksa rapid test antigen, ternyata positif corona.

“Inilah bukti ketidakjujuran masyarakat kita. Selalu kita tekankan dari awal kan jujur, dari awal dia penciuman sudah tidak ada lagi, harusnya dia cek cepat ke Dinas Kesehatan (Dinkes), tapi dia masih nongkrong bersama teman-temannya di warung kopi. Ini sangat kita sayangkan prilaku masyarakat kita yang tidak patuh pada protokol kesehatan,” sesal Sudiyanto, Minggu 18 April 2021.

Sudiyanto memastikan razia penegakan Protokol Kesehatan (prokes) ini akan terus berkesinambungan. Total ada 3 orang pengunjung warung kopi dari 5 warung kopi yang dirazia secara estafet sejak tiga hari terakhir di kecamatan sintang.

Menurut Sudiyanto, masyarakat Sintang masih kurang taat terhadap protokol kesehatan (prokes), juga soal kejujuran. Seharusnya, jika mengalami demam, sesak nafas, hilang penciuman, segera memeriksakan diri ke dinas kesehatan.

“Jujur itu sangat penting. Kita akan terus berkesinambungan melakukan razia protokol kesehatan, tidak hanya dalam kota, tapi juga ke kecamatan lain,” ujarnya.

“Ndak ada kata lain, kita harus patuhi protokol kesehatan, dan kalau memang kita patuh saya yakin covid akan landai, tidak terus menerus melonjak naik. Patuh dimulai dari kejujuran, ini butuh kerja sama semua pihak,” jelas Sudiyanto.

Hal yang sama diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harsinto Linoh, ia sangat-sangat menyayangkan hal ini terjadi. padahal menurut Sinto Dinas Kesehatan Sintang selalu siap 24 jam jika masyarakat memerlukan bantuan pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19 ini.

Oleh sebab itu Sinto menghimbau kepada masyarakat kabupaten Sintang yang memiliki gejala demam, sesak nafas, hilang penciuman, segera memeriksakan diri ke dinas kesehatan. (*)