CPNS Kotim Harus Siap Ditempatkan Daerah Pelosok

oleh

Masyarakat yang ingin menjadi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, harus siap jika lulus nanti ditugaskan di daerah pelosok. <p style="text-align: justify;">"Khususnya guru SD, sebagian besar ditempatkan di pedalaman. Makanya masih pikir-pikir juga apakah tetap ikut seleksi atau tidak. Masalahnya kalau tidak siap, kasihan masyarakat yang sudah berharap guru baru," kata Rodi, salah seorang warga Sampit, Senin.<br /><br />Sekadar diketahui, tahun ini Kotim mendapat kuota seleksi CPNS sebanyak 87 formasi terdiri dari tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis. Formasi guru dan tenaga kesehatan, sebagian besar akan ditempatkan di kecamatan-kecamatan luar Kota Sampit.<br /><br />Masyarakat yang berminat mendaftar seleksi CPNS Kotim sudah bisa melihat formasi yang dibutuhkan melalui situs www.panselnas.menpan.go.id yang bisa diakses secara luas oleh siapa saja.<br /><br />Dalam pengumuman formasi dijelaskan secara rinci jabatan yang dibutuhkan serta bidang pendidikan apa saja yang bisa mengikuti seleksi masing-masing formasi. Pengunjung juga bisa mengetahui langsung tempat tugas masing-masing formasi nantinya.<br /><br />"Bukannya tidak mau melayani masyarakat, tapi saya ini kan perempuan, kalau ditempatkan di pedalaman agak takut juga. Saya belum terbiasa jauh dari orang tua, makanya masih pikir-pikir," kata Rina, salah seorang lulusan sekolah tinggi kesehatan di Sampit.<br /><br />Kondisi ini memang bertolak belakang dengan kebutuhan di lapangan. Banyak calon peserta seleksi CPNS yang ragu ikut seleksi setelah mengetahui formasi yang akan dipilihnya harus akan ditugaskan di daerah pelosok.<br /><br />Pengusulan formasi tersebut karena pemerintah daerah melihat memang masyarakat di daerah pelosok yang saat ini sangat membutuhkan tenaga guru, kesehatan dan lainnya sehingga harus diprioritaskan.<br /><br />"Silakan bagi siapa saja yang mau ikut seleksi CPNS asalkan memenuhi syarat dan usianya belum 35 tahun. Semua sistem online dan mereka bisa melihat penempatannya di mana. Kalau lulus, harus siap ditempatkan di sana nantinya," kata Sekretaris Daerah Kotim, Putu Sudarsana.<br /><br />Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim pada Senin (25/8) banyak didatangi calon peserta seleksi CPNS yang ingin mencari informasi karena hingga siang, pendaftaran melalui sistem online belum juga dibuka.<strong> (das/ant)</strong></p>