Cuaca Panas, Waspada Penyakit Menular

oleh

Belakangan ini, kondisi Kabupaten Sintang terasa cuaca panas oleh terik mata hari.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Markus meminta masyarakat waspada serangan penyakit pada musim panas ini. <p style="text-align: justify;">“Musim panas, jenis penyakit menular seperti batuk-batuk, pilek, diare sangat mudah menyerang masyarakat akibat kekurangan air. Begitu juga dengan jenis penyakit non menular seperti hipertensi, diabetes juga mudah menyerang warga di musim panas ini,” kata Markus baru baru ini<br /><br />Dirinya mengatakan, jenis penyakit menular dan non menular, sangat mudah menyerang warga di musim panas ini. Apalagi wilayah Sintang kata  sanitasinya belum terjangkau 100 persen oleh warga yang seharusnya sudah ada pengelolaan tinja.<br /><br />“Ini menjadi problem bagi wilayah. Pemukiman semakin pesat dengan rumah sangat kecil dan dekat dengan septytank sehingga penyakit sangat mudah menyerang warga, ,” jelasnya.<br /><br />Disebutkan, saat ini warga  banyak terserang penyakit ISPA. Ia mengatakan, jenis penyakit ini berbahaya bagi kesehatan tubuh apabila tidak segera diobati. Belakangn terjadi, salah satu faktor, musim panas, memakan daging berlebihan serta kurangnya masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan penyakit ISPA mudah menyerangnya.<br /><br />“Secara keseluruhan penyakit berbahaya saat ini adalah ISPA. Ini bisa menyerang paru-paru dan jangan sampai terlambat diobati,” tandasnya.<br /><br />Untuk itu, Markus  mengimbau kepada warga Sintang, agar waspada dari serangan penyakit di musim panas ini. Ia menyarankan, jagalah kebersihan, cuci tangan sebelum makan, tidak merokok dalam rumah, olah raga dengan teratur dan menjaga gisi seimbang, serta menghindari stres.<br /><br />“Kondisi cuaca yang panas ini, kalau tidak ada perlu, jangan keluar dari rumah takutnya banyak menghisap debu dan asap udara,” sarannya.<br /><br />Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya, secara bersama-sama menjaga lingkungan sekitar supaya terhindar dari kerusakan.<br /><br />“Setiap hari lapisan ozon yang mampu mencegah meningkatnya sinar matahari ke bumi semakin menipis. Jadi kalau ozon ini rusak, bumi akan menangis akibat kerusakan alam ini,” Tukasnya (Beny)</p>