CUKK Gelar Rapat Aktivis

oleh

Credit Union Keling Kumang (CUKK) menggelar Rapat Pleno Aktivis di gedung PGRI Sintang, Jumat (18/03/2016). Acara yang digelar selama dua hari itu (18-19 Maret 2016) diikuti sedikitnya 600 Orang Aktivis. <p style="text-align: justify;">Hari pertama digelar, salah satu Credit Union terbaik se Indonesia ini melaksanakan acara pelantikan dan serah terima jabatan CEO untuk periode 2016-2020 sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan.<br /><br />Pelantikan CEO  baru ini dilakukan oleh Ketua BOD CU Keling Kumang  Mikael dan disaksikan seluruh aktivis.<br /><br />Dalam acara serah terima jabatan, CEO CU Keling Kumang Periode 2006-2016 Yohanes RJ Menyerahkan tongkat kepemimpinannya kepada CEO yang baru dilantik,  Yakni Valentinus.<br /><br />Sementara Yohanes RJ sendiri dilantik sebagai Managing Director (MD) Keling Kumang Group (KKG).<br /><br />Usai dilantik Yohanes, RJ mengungkapan bahwa pihaknya mempunyai misi yakni Borneo Tanpa Kemiskinan dan visi Konglomerasi Sosial Kebanggaan Bangsa. Yohanes mengungkapkan bahwa, Secara sosial masyarakat akan bergerak menjadi konglomerat.<br /><br />“konglomerat yang kita maksudkan adalah, menjadikan masyarakat anggota sebagai penjual, produsen,  menghasilkan sesuatu bukan hanya sebagai konsumen,”terangnya.<br /><br />Dikatakan Yohanes seluruh badan hukum yang menjadi inisiasi adalah koperasi. Dia memaparkan KKG terdiri dari Koperasi simpan Pinjam yakni, CU Keling Kumang, Koperasi Produksi ada K77, Koperasi Konsumer seperti K52, Penjualan Elpiji,dealer kendaraan dan sekolah.<br /><br />“Kedepan kita akan bangun koperasi jasa dengan membangun Hotel.”tandasnya.<br /><br />Sementara Chief  Executif Officer (CEO) CU Keling Kumang Valentinus memiliki target menurunkan angka kredit lalai yang saat ini masih menjadi problem utama.<br /><br />“Target menurunkan kredit Lalai ini menjadi sangat penting. Tahun 2016 ini kita targetkan kredit lalai menurun hingga 12 persen atau harus tercapai Rp.99,2 milyar ,“ Ungkapnya.<br /><br />Dikatakan Valentinus untuk mencegah terjadinya kredit lalai kedepan pihaknya masih perlu menguatkan kebijakan kredit.<br /><br />“agar kedepan dapat lebih baik dan tidak lagi ada lose,”pungkasnya<br /><br />Selain itu  lanjut Valentinus, CU Keling Kumang  akan lebih fokus pada koor bussines simpan pinjam,  sehingga pengembalian pinjaman juga dapat berjalan lebih baik.<br /><br />“untuk mengatasi kredit lalai, startegi itu yang akan kita gunakan.”tukasnya (KN)</p>