Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspadai longsor

oleh

Curah hujan di Kabupaten Sekadau mengalami peningkatan signifikan sejak tiga beberapa pekan terkhir. Potensi terjadinya longsor dan bencana alam lainnya pun terbuka lebar. <p style="text-align: justify;">“Karena itu, kita berharap seluruh masyarakat Sekadau meningkatkan kewaspadaannya. Sebab saat ini potensi terjadinya bencana sangat terbuka lebar,” ucap Akhmad Suryadi, Kepala Pelaksana Badan<br />Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau.<br /><br />Sejak tiga pekan terakhir, curah hujan memang cukup tinggi. Tiap hari,hampir selalu terjadi hujan lebat. Parahnya lagi, hujan juga disertai dengan petir dan angin kencang.<br /><br />“Ini bisa mengundang terjadinya berbagai bencana alam. Mulai dari angin puting beliung, banjir hingga tanah longsor,” tutur Akhmad.<br /><br />Dari tiga jenis bencana tersebut, Akhmad sangat mewanti-wanti akan terjadinya longsor. Sebab longsor bisa menimbulkan banyak korban, baik harta benda bahkan nyawa.Menurut Akhmad, di Sekadau, banyak daerah yang masuk dalam kategori daerah rawan longsor. Terutama daerah-daerah yang berada di bantaran<br />sungai atau Daerah Aliran Sungai (DAS).Saat musim penghujan seperti ini, kontur tanah sangat lembek.<br /><br />“Makanya potensi longsor pun meningkat jika dibandingkan jika tanah kering,” ucapnya.<br /><br />BPBD, tegas Akhmad, saat ini terus memantau perkembangan cuaca. Bahkan pertengahan bulan ini, BPBD akan menggelar rapat evaluasi membahas perkembangan terkini kondisi cuaca.<br /><br />“Kita juga akan menggelar rapat evaluasi soal status Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Sekadau yang baru akan berakhir pada akhir bulan ini. Tidak menutup kemungkinan kita juga akan menetapkan kondisi siaga<br />darurat untuk banjir, jika curah hujan semakin tinggi,” imbuh Akhmad. (KN)</p>