Daerah Perbatasan Negara Kekurangan Infrastruktur TIK

oleh
oleh

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kalimantan Barat DL Denny menyatakan sampai saat ini, hampir seluruh wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar masih minim infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi. <p style="text-align: justify;">"Kalbar salah satu propinsi yang memiliki wilayah yang sangat luas. Khusus di Kabupaten Kapuas Hulu, ketersediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) masih sangat minim dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi," kata Denny saat membuka acara Sosialisasi dan Edukasi Publik Program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) atau USO Balai Penyedia Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kemenkominfo RI di Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu.<br /><br />Dia menyatakan, sebenarnya, kecamatan-kecamatan perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu, sarana dan prasarana TIK sangat diperlukan untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Baik itu dari pusat ke daerah maupun antar daerah, khususnya pada daerah terpencil maupun perbatasan yang minim sarana TIK atau internet.<br /><br />"Maka hal ini akan mempengaruhi pola pikir kehidupan masyarakat dalam mencerdaskan bangsa," tuturnya.<br /><br />Pengembangan sistem TIK, sangat diperlukan pada daerah-daerah perbatasan yang belum terjangkau sarana transfortasi umum. Akan tetapi dapat memperoleh atau mengakses informasi dan komunikasi melalui internet yang berada di tiap-tiap kecmatan Kabupaten Kapuas Hulu.<br /><br />"Untuk itu dengan adanya sosialisasi ini, diantaranya melalui program pembangunan desa berdering, Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK), dan pengadaan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK) akan memberikan kontribusi positif pada sentral-sentral produktif lainnya yang ada di Kapuas Hulu," kata Denny.<br /><br />Dengan pengoperasian PLIK dan M-PLIK yang menggunakan satelit diharapkan dapat mampu mendukung pengembangan dan peningkatan kelancaran arus informasi secara cepat dan akurat.<br /><br />Karena akses informasi akan menjadi lebih terbuka dan masyarakat di kecamatan-kecamatan akan lebih mudah mengakses informasi. Khususnya bagi pelajar dalam mengakses mata pelajaran melalui internet.<br /><br />Program internet di Kecamatan merupakan salah satu program nasional pengembangan daerah perbatasan dan terpencil. Adapun tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat perbatasan dan desa-desa terpencil.<br /><br />Kemudian guna meningkatkan kapasitas pengelolaan potensi wilayah perbatasan dan desa terpencil.<br /><br />"Yang terpenting adalah diperlukannya peningkatan SDM khususnya yang mengetahui dan memiliki pengetahuan dan kemampuan dibidang sarana dan sarana TIK," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>