Daerah Pinggiran Palangka Raya Butuh Tambahan Infrastruktur

oleh

Warga yang tinggal di daerah pinggiran Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengaharapkan adanya tambahan pembangunan infrastruktur di daerah mereka. <p style="text-align: justify;">"Saya perhatikan khususnya pembangunan infrastruktur jalan dari tahun ke tahun selalu yang di perbaikan di daerah pusat kota saja. Sedangkan di daerah pinggiran kota tidak seimbang," kata Berri, warga Jalan Rajawali, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Senin.<br /><br />Ia mencontohkan seperti pengerjaan pengaspalan jalan yang berada di Jalan Diponegoro. Bahwa jalan tersebut bila dilihat masih diniai bagus dan mulus tanpa ada kerusakan parah, namun malah diskala prioritaskan oleh pemerintah.<br /><br />Pihaknya menyadari apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat setempat tentang kurangnya perencanaan pembangunan khususnya masalah infrastruktur masih menjadi harapan besar warga Kota Palangka Raya.<br /><br />Apalagi kesenjangan pembangunan di daerah pinggiran kota sangat dirasakan dibanding perkotaan.<br /><br />Sebab apa yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan kondisi nyata, tanpa dibuat-buat atau disengaja.<br /><br />"Kami masih bisa memahami dan memaklumi kalau untuk dana APBD Palangka Raya pasti tidak akan mampu menyelesaikan permasalahan yang selalu tidak di prioritaskan oleh pemerintah kota maupun provinsi. Namun saya berharap baik pemerintah kota dan provinsi bisa bersama-sama memperjuangkan pembangunan berkelanjutan di Palangka Raya," katanya.<br /><br />Ia mengatakan permasalahan infrastruktur masih menjadi keluhan yang paling banyak disuarakan masyarakat setempat, sehingga harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah.<br /><br />"Hal ini harus menjadi koreksi bagi pemerintah agar memperhatikan infrastruktur pembangunan di daerah. Dan jangan hanya terfokus di dalam kota saja, namun di daerah pinggiran kota harus lebih diutamakan untuk membuka keterisolasian masyarakat," katanya. (das/ant)</p>