Daftar Pemilih Kabupaten Balangan Berkurang

oleh

Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, berkurang hingga seribu orang lebih dari sebelumnya 91.080 kini menjadi 90.260 orang pemilih. <p style="text-align: justify;">Ketua KPU Balangan, Aidinnor di Balangan, Jumat mengatakan, berkurangnya angka pemilih sementara dibanding DPT Pilpres 2014 dan DPS Pilkada 2015 ini, karena adanya warga yang berpindah tempat tinggal, meninggal dunia dan lain sebagainya "Angka Daftar Pemilih Sementara (DPS) tersebut lebih sedikit dari angka DPT pada waktu Pilpres 2014, dimana pada saat Pilpres 2014 jumlah DPT sebanyak 91.008 pemilih," katanya.<br /><br />Menurut Aidi, pendataan pemilih tahun ini dilakukan lebih teliti dibandingkan sebelumnya, karena langsung menyisir ke daerah-daerah pedalaman dan dari rumah ke rumah.<br /><br />"Ini belum final, angka DPS ini bisa saja berkurang maupun bertambah, karena kita akan kembali melakukan verifikasi untuk menuju DPT," katanya.<br /><br />Total pemilih sementara tersebut, kata dia, terdapat di delapan kecamatan, 157 desa dan 325 TPS yang ada di Balangan.<br /><br />Rincian DPS dari delapan kecamatan itu yakni Kecamatan Awayan sebanyak 9.604, Batu Mandi 12.906, Halong 16.665, Juai 11.880, Lampihong 13.225, Paringin 12.080, Paringin Selatan 9.153 dan Tebing Tinggi 4.746 pemilih Dari jumlah DPS itu, diketahui pemilih laki-laki dan perempuan mempunyai jumlah yang seimbang, hanya beda tipis, yaitu 45.054 pemilih laki-laki dan 45.206 pemilih perempuan.<br /><br />Kabupaten Balangan, merupakan satu dari tujuh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, yang bakal melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah pada 9 Desember 2015.<br /><br />Pilkada Balangan bakal diikuti oleh empat pasangan calon masing-masing yaitu H Anhsaruddin – H Syaifullah, pasangan Dimas Febriandie – HM Yusuf A, pasangan H Riduan Darlan – H Rusli Abbas, dan pasangan H Suhardi – H Syabirin.<br /><br />Selain untuk pemilihan pasangan calon bupati, jumlah DPS tersebut juga bakal dimanfaatkan sebagai data pemilih bagi pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalsel, yang juga akan bertarung pada waktu yang sama. (das/ant)</p>