Dana Pembangunan Masjid Agung Kalbar Rp50 Miliar

oleh
oleh

Panitia pembangunan Masjid Agung Kalimantan Barat, menyatakan hingga saat ini dana pembangunan masjid itu sudah terkumpul sekitar Rp50 miliar atau masih kurang sekitar Rp30 miliar. <p style="text-align: justify;">"Alhamdulillah hingga saat ini dana yang telah terkumpul dari sumbangan donatur, pengusaha dan dari APBD Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kota Pontianak sudah mencapai Rp50 miliar," kata Ketua Pelaksana Harian Pembangunan Masjid Agung Kalbar Sutarmidji, Sabtu.<br /><br />Ia mengajak, masyarakat muslim Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar umumnya untuk menyisihkan sebagian hartanya guna disumbangkan untuk pembangunan Masjid Agung Kalbar agar cepat selesai.<br /><br />Panitia menargetkan pembangunan Agung Kalbar selesai 15 hingga 18 bulan ke depan, sehingga biar bagaimanapun sangat membutuhkan peran serta dan dukungan dana dari masyarakat, katanya.<br /><br />Dalam beberapa kali kesempatan, Sutarmidji mengingatkan agar masyarakat tidak meributkan masalah nama masjid dengan status masjid raya atau agung. "Kami menyebutnya Masjid Agung hanya untuk mengagungkan saja masjid tersebut," ujarnya.<br /><br />Bangunan baru Masjid Agung Kalbar direncanakan dua lantai dengan target selesai 1,5 – 2 tahun. Tinggi lantai pertama dibangun 1,5 meter dari tanah dan direncanakan menonjolkan arsitektur khas Kalbar dan ikon Kota Pontianak.<br /><br />Masjid Agung Kalbar itu diperkirakan bisa menampung 5.000 hingga 8.000 jamaah.<br /><br />Sebelumnya, Ustadz Nur Maulana dalam memberikan tausiah saat peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Agung Kalbar, di Pontianak, Jumat (18/11) mengajak masyarakat Kalbar untuk menyisipkan berapa pun rezekinya untuk pembangunan Masjid Agung Kalbar agar bisa selesai tepat waktu.<br /><br />"Rumah sendiri saja kalau dibangun dengan sana sendiri selesai, apalagi Masjid yang dibangun secara bersama-sama," ujarnya.<br /><br />Menurut Ustadz Maulana ada tiga orang yang dicari oleh Masjid sendiri ketika berada di Akhirat nantinya, yang pertama orang yang membangun masjid, kedua panitia masjid dan terakhir orang yang datang ke masjid.<br /><br />"Untuk itu mari kita bangun Masjid Agung Kalbar ini secara bersama-sama," ujar Maulana. <strong>(phs/Ant)</strong></p>