DANA PNPM-MP Kotawaringin Timur Terserap 100 Persen

oleh

Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) Kabupaten Kotawaringin Timur terhitung sejak 2008 hingga 2012 terserap 100 persen. <p style="text-align: justify;">"Selama 2008 – 2012 dana yang dialokasikan sebesar Rp5,5 miliar lebih dan semuanya terserap," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotim Putu Sudarsana di Sampit, Kamis.<br /><br />Ia mengatakan bahwa dana mandiri khusus untuk wilayah perkotaan Kabupaten Kotim tersebut disalurkan ke Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, karena di wilayah itu terdapat sebanyak 11 kelurahan dan desa.<br /><br />Dana tersebut sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah daerah hanya memberikan dana pendamping sebesar 10 persen dari totoal dana APBN.<br /><br />Sekarang sedang dilakukan peninjauan untuk pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan tingkat Kabupaten Kotim.<br /><br />Dengan ditinjaunya kembali kegiatan sejak 2008 hingga 2012 maka akan terlihat sejauh mana pencapaian yang terlaksana dan mana yang belum terlaksana.<br /><br />"Dari peninjauan kembaliu itu nanti akan kelihatan apa saja yang sudah terlaksana dan belum, serta apakah sudah mencapai sasaran atau belum," katanya.<br /><br />Pada umumnya serapan dana telah bagus, sekarang tinggal dilakukan peninjauan sudah terlaksana semua apa belum program pembangunan yang dicanangkan.<br /><br />Untuk PNPM-MP 2013 masih baru dalam tahap perencanaan sehingga belum diketahui secara persis berapa dana yang akan terserap.<br /><br />Pencapaian sasaran 2008-2012 sudah rampung dengan persentase 100 persen. Dan sebagai langkah selanjutnya digelarnya lokakarya, bertujuan untuk meninjau kembali dan mengkaji ulang pelaksanaan PNPM-MP di tingkat Kabupaten Kotim sebagai upaya perumusan bersama untuk bahan rekomendasi kepada stakeholders tingkat provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).<br /><br />"Lokakarya juga sebagai upaya sosialisasi pemerintah Kabupaten Kotim dalam pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan," ungkapnya.<br /><br />Sementara Fasilitator Perkotaan PNPM Mandiri Perkotaan Afriyan Herlambang mengatakan keluaran yang diharapkan dari lokakarya itu adalah agar adanya gambaran dukungan dan komitmen dari stakeholder terhadap PNPM Mandiri Perkotaan.<br /><br />Dimana lokakarya yang dilaksanakan selama dua hari yakni 3 dan 4 April itu lebih memfokuskan pada diskusi sinergisitas dan kemitraan dari ketiga elemen pembangunan diantaranya pemerintah, masyarakat maupun pihak swasta atau korporasi hingga akan muncul kesepakatan yang akan menjadi rekomendasi pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan.<br /><br />"Kami berharap melalui lokakarya pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan pada 2013 dapat berjalan sesuai harapan dan lebih tepat saran," terangnya.<strong> (das/ant)</strong></p>