Daniel: Kita Rindu, Sintang Kedepan di Pimpin Orang Sintang

oleh

Meskipun Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sintang dilaksanakan pada bulan Desember 2015 mendatang, namun sudah banyak nama-nama bakal calon yang berminculan kepublik. <p style="text-align: justify;">Adapun naman yang kandidat yang sudah menyatakan siap bertarung pada  Pemilukada Kabupaten Sintang periode 2015-2020 mendatang antara lain, Agrianus, (Camat Sepauk sekarang), Hatta (Kadis Perhubungan), Apolonaris Biong (Kepala Inspektur), Martin Nandung (Kadis KPPK), Abdul Syufriyadi (Sekwan), Lensus Kadri, (Pegawai Provinsi), Alexsius Akim (Pegawai Provinsi), Yosef Sudianto (Pegawai Melawi), Titus (Polri), serta Wakli Bupati Sekarang yaitu Ignasius Juan. Orang-orang tersebut merupakan dari birokrat.<br /><br />Sementara dari partai politik nama-nama yang bermuncukan akhir-akhir ini seperti  Suyanto Tanjung (anggota DPRD Provinsi) , Jeffray Edward (Katua DPRD Sintang), Chomaen Wahab (anggota DPRD Sintang).<br /> <br />Tokoh Pemuda Kabupaten Sintang, Daniel Setiawan pada awak media, Jumat (06/02/2015) mengatakan banyaknya nama-nama bakal calon bupati Kabupaten Sintang yang bermunculan itu sah-sah saja, karena itu sudah diatur dalam dalam Undang-Undang.<br /><br />Namun Daniel juga sangat menyayangkan banyaknya dari kalangan birokrat yang berbunculan.<br />Kerena menurutnya, seorang pegawai negeri tidak boleh berpolitik, jikapun mau berpolitik yang bersangkutan harus mundur dari PNS.<br /><br />“Yang kita lihat saat ini, sudah ada beberapa partai yang membuka atau menseleksi calon bupati untuk Kabupaten Sintang kedepan, dan rata-rata, yang sudah mengembalikan formulir dari kalangan birokrat”.<br /><br />Melihat banyaknya dari kalangan birokrat yang mendaftar atau mengembalikan berkas, Daniel juga menaruh curiga. Kecuriaan tersebut cukup beralasan, apakah yang bersangkutan benar-benar serius untuk maju, ataukah dipasang untuk mengacaukan pilkada Sintang atau hanya untuk meramaikan, itu yang patut kita pertanyakan.<br /><br />Namun demikian, Daniel lebih menekankan, alangkah baiknya Pilkada Sintang ini nanti, diikuti orang Sintang dan dipimpin orang Sintang.<br /><br />Karena, kalau orang Sintang yang memimpin, ia lebih paham dengan situasi Kabupaten Sintang. “Bukan kita tidak mendukung orang luar untuk maju Pilkada Sintang, namun kita rindu  Kabupaten Sintang dipimpin putra daerah Sintang yang asli”, ungkap Daniel. (Kn)</p>