Danrem 121/Abw Kunjungi Pos Satgas Pamtas Langau, Kapuas Hulu

oleh

Komandan Korem 121/Abw Kolonel Inf. Binarko Sugihantyo pada Sabtu (20/10/2012) melakukan kunjungan kerja ke Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia yang dijaga oleh prajurit Yonif Linud 305/Tengkorak di Desa Langau Kecamatan Puring Kencana, Kapuas Hulu. <p style="text-align: justify;">Menurut Kapenrem 121/Abw, Mayor Kav. Eddy Wijaya, kunjungan Danrem dengan menggunakan Heli Bell tersebut usai mengikuti kegiatan Soft Launching Pos Pemeriksaan Lintas Batas Nanga Badau pada pagi harinya. <br /><br />Dijelaskan Kapenrem, setibanya di Pos Langau, Danrem 121/Abw langsung melakukan peninjauan ke seluruh bangunan dan fasilitas yang ada di dalam dan luar Pos. <br /><br />"Untuk bangunan, dibanding beberapa Pos Perbatasan lainnya Pos Langau terlihat lebih kecil,  Kondisi Pos yang ditempati 19 anggota terkesan sempit sehingga beberapa ruangan yang peruntukannya bukan untuk tempat istirahat, dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi anggota Pos," ungkap Kapenrem pada kalimantan-news.com, Rabu (24/10/2012)<br /><br />Ditambahkan, Pos Pamtas Langau sendiri berada tepat ditengah Desa Langau yang diapit oleh tiga Dusun yaitu Dusun Jaungran, Dusun Jaung dan Dusun Nanga Masat yang berpenduduk sekitar 1260 jiwa. <br /><br />"Jarak Desa Langau ke Ibukota kecamatan Puring Kencana sekitar 7-8 Km. Untuk sektor pengawasan, Pos Pamtas Langau berada tepat disisi jalur Perlintasan Tradisional yang sering digunakan masyarakat setempat ke Wilayah Malaysia tepatnya di Kampung Tikah, Batu Lintang Sri Aman," kata Kapenrem<br /><br />Ungkapnya, jalur yang merupakan jalan setapak tersebut jika ditempuh dengan berjalan kaki akan memakan waktu 2 sampai 2,5 jam sampai di Wilayah Malaysia. Untuk Pos Pamtas dan Pos Polisi di kampung Tikah telah beberapa kali saling bersilaturahmi kunjung mengunjungi.<br /><br />"Pos Langau sendiri memiliki sektor tanggung jawab pengawasan Patok Batas sebanyak 80 Patok dan panjang garis batas 20 Km. Semua sektor telah diawasi dan dilakukan patroli oleh personil Pos Langau," tambahnya. <br /><br />Kapenrem 121/Abw Mayor Kav. Eddy Wijaya melanjutkan, dalam pengarahannya  selama kurang lebih 30 menit, Komandan Korem menyampaikan penekanan yang berkaitan dengan persiapan purna tugas agar seluruh anggota Pos menyadari keberadaannya yaitu sebagai prajurit penegak kedaulatan negara yang harus memberikan kesan terbaik bagi masyarakat.  Apalagi dislokasi Pos yang berada tepat di tengah-tengah perkampungan penduduk, Danrem berulang kali mengingatkan agar para prajurit berpegang teguh pada 8 Wajib TNI didalam berinteraksi dengan masyarakat. <br /><br />"Jangan sekali-sekali melukai hati dan perasaan masyarakat. Bantu dan beri hal terbaik bagi masyarakat sebentar lagi akan para prajurit tinggalkan dan diganti oleh pasukan Yonif 123/Rajawali," tutur Kapenrem mengutip arahan yang disampaikan Danrem 121/Abw. <strong>(*)</strong></p>