Data Terbaru Bom di Katedral Makassar 1 Meninggal 9 Luka-luka

oleh

JAKARTA, KN – Bangsa Indonesia kembali diuji dengan kejadian bom bunuh diri hari ini. Telah terjadi ledakan Bom Bunuh di Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus, Keuskupan Agung Makassar. Minggu, 28 Maret 2021.

Ledakan terjadi sekitar pukul 10.28 WITA. Sejumlah Umat Katolik saat itu tampak panik, padahal mereka sedang merayakan Hari Raya Minggu Palma, sebagai tanda dimulainya Pekan Suci, untuk menghormati rangkaian peristiwa penyaliban Yesus Kristus, hingga hari Paskah di April mendatang.

Terkait hal ini, Romo Alfius, Komkep Makassar menyampaikan, sejauh ini belum ada korban jiwa, kecuali pelaku.

“Mgr dan Para Romo serta teman-teman sekalian…kami aman. Tidak ada korban jiwa sejauh ini kecuali pelaku bom bunuh diri. Beberapa umat luka ringan terkena pecahan kaca. Trima kasih, Tuhan berkati. Kita doakan.” ungkap Romo Alfius pada pagi tadi pukul 11.20 WITA.

“Syukur bahwa tak ada korban jiwa dari umat atau masyarakat. Semoga hati kita tetap damai. Doaku untuk umat Katolik di katedral Makassar. Stay safe,” katanya.

Sementara pada siang hari ini, Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam menyampaikan data terbaru yakni, satu orang meninggal dunia dan sembilan terluka setelah meledak di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/2) siang WITA.

“Data awal di TKP, satu korban (meninggal) dipastikan pelaku bom bunuh diri tersebut, sembilan masyarakat (terluka) yakni lima petugas gereja dan empat jemaah,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam seperti dikutip dari Fajar

Saat ini, korban yang terluka telah dibawa ke tiga rumah sakit berbeda. Empat orang ke Pelamonia, tiga orang di Stella Maris, dan dua orang ke Bhayangkara. (*)