Home / Tak Berkategori

Dekan Teknik Unlam Banjarmasin Diperiksa Sebagai Saksi

- Jurnalis

Senin, 12 Maret 2012 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Guru Besar Fakultas Pertanian itu sementara ini diperiksa sebagai saksi oleh pihak penyidik Polresta Banjarmasin. <p style="text-align: justify;">Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Roy Setya Putra di Banjarmasin, Senin mengatakan, pihak sudah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor yaitu Dekan Fakultas Teknik tapi sementara ini yang bersangkutan baru sebagai saksi.<br /><br />Pemeriksaan Dekan Fakultas Teknik, Ir Norman Ruslan MT sudah dilakukan dan itu untuk melengkapi berkas penyelidikan terhadap laporan dari Prof Athaillah Mursid yang diduga dianiaya Dekan tersebut.<br /><br />Sampai saat ini, sudah ada beberapa saksi yang dilakukan pemeriksaan terhadap perseteruan antara dua pejabat tinggi di Universitas Negeri tertua di Kalimantan Selatan itu.<br /><br />"Terlapor sudah kita lakukan pemeriksaan tapi hanya sebagai saksi dulu namun apabila nantinya semua saksi mengarah ke terlapor melakukan penganiayaan maka statusnya akan kita tingkatkan sebagai tersangka," terangnya.<br /><br />Hingga berita ini diturunkan, pelapor atas nama Prof Athaillah Mursid hingga saat ini kedua belah pihak tidak ada kata damai sehingga sesuai aturan kasus tersebut terus dijalankan proses hukumnya.<br /><br />Prof Athaillah Mursid yang juga selaku Direktur Pasca Sarjana Unlam Banjarmasin melaporkan Dekan Fakultas Teknik Unlam Banjarmasin yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.<br /><br />"Kasus hukum dua pejabat tinggi Unlam Banjarmasin ini terus kita lakukan pemeriksaan dan proses hukumnya terus berjalan, namun hingga saat ini kata damai dari kedua belah pihak belum juga ada di meja penyidik," ungkapnya.<br /><br />Sebelumnya, kejadian dugaan penganiayaan terhadap Guru Besar Unlam Banjarmasin, Prof Athaillah Mursid yang dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik Unlam Banjarmasin, Ir Norman Ruslan MT itu terjadi pada Sabtu (25/2) sekitar pukul 10.30 wita saat acara penutupan rapat kerja di aula Rektorat Unlam Banjarmasin.<br /><br />Pada saat memasuki acara, Athaillah bertemu dengan Norman dan salin sapa serta berjabat tangan, saat berjabat tangan itu, tanpa diketahui Athaillah tangan kiri Norman menjambak rambutnya hingga kepalanya pusing.<br /><br />"Kejadian itu di hadapan peserta rapat kerja, karena saya merasa malu dan menganggap nama baik saya tercemar atas perlakuan Norman, serta masukan dari rekan dan keluarga maka masalah ini saya teruskan ke ranah hukum," tuturnya Athaillah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru