Dekranasda Kalbar : Daerah Wajib Miliki Ikon Kerajinan

oleh

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kalimantan Barat Frederika Cornelis mewajibkan setiap kabupaten/kota untuk memiliki ikon kerajinan daerah sendiri untuk menjadi ciri khas masing-masing. <p style="text-align: justify;">"Dekranasda Kalbar telah mendorong seluruh 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar untuk dapat memiliki ikon masing-masing kerajinan sesuai dengan khas masing-masing daerah," katanya di Ngabang, Rabu (23/03/2011). <br /><br />Dia menyatakan akan mendukung sepenuhnya karena selama ini yang baru dikenal orang adalah songket Sambas dan songket Sintang. <br /><br />Ia melanjutkan, akan mengimbau kepada seluruh Ketua Dekranasda yang ada di Kalbar untuk terus memberikan bimbingan dan mendukung perajin.<br /><br />"Kami sudah melakukan pembinaan-pembinaan kepada para perajin yang ada di tiap kabupaten/kota," ucapnya. <br /><br />Frederika mengatakan, hingga kini meski baru dua kabupaten yang memiliki songket khas dan bahkan untuk Kabupaten Sintang telah mendapatkan Upakarti, tetapi seluruh daerah yang belum mempunyai ciri khas dalam kerajinan telah berusaha untuk dapat mewujudkan kerajinan yang merupakan khas daerah. <br /><br />"Hingga saat ini memang sudah diusahakan tentu tidak serta merta dapat langsung diwujudkan. Yang pasti kami sangat mendukung," katanya lagi. <br /><br />Dengan adanya penghargaan Upakarti yang diberikan kepada Kabupaten Sintang beberapa waktu lalu, dikatakan Frederika Cornelis, merupakan salah satu motivasi untuk daerah lain. <br /><br />"Jelas menjadi motivasi daerah lainnya. Selain membanggakan juga akan menambah PAD daerah tersebut. Juga kita dapat dikenal di seluruh nusantara bahkan dunia internasional," katanya. <br /><br />Ia menambahkan, seluruh kabupaten dan kota yang ada di Kalbar dapat menciptakan kerajinan yang menjadi khas masing-masing daerah sesuai dengan harapan pemerintah, yaitu membantu meningkatnya dan tumbuhnya perekonomian daerah. (<strong>phs/Ant)</strong></p>