Delapan Fraksi DPRD Sintang Sampaikan PU Terhadap Raperda

oleh

Sebanyak delapan Fraksi DPRD Kabupaten Sintang memberikan pandangan umum terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2014 dan laporan realisasi semester pertama APBD tahun 2015 dan prognosis enam bulan berikutnya dalam rapat paripurna DPRD Sintang, Kamis (30/7). <p style="text-align: justify;">Rapat Paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Sintang Jeffray Edward di dampingi wakil ketua Sandan dan Tery Ibrahim yang juga dihadiri oleh bupati Sintang Milton Crosby, serta dihadiri oleh Forkorpimda dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Kamis (30/7).<br /><br />Saran, masukan dan kritik membangun diungkapkan oleh seluruh fraksi yang dibacakan melalui masing-masing anggota fraksi. Penyampaian pemandangan umum tersebut disampaikan dihadapan pihak eksekutif.<br /><br />Dalam penyampaian Pandangan Umum tersebut, kedelapan fraksi di DPRD Sintang memberikan apresiaisi terhadap Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas tata kelola keuangan daerah yang telah menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual.<br /><br />Namun disisi lain, fraksi – fraksi juga meminta penjelasan kepada eksekutif terkait dengan beberapa hal, seperti belum meratanya penyerapan anggaran yang berimbas pada pembangunan infrakstruktur seperti jalan, jembatan dan pendidikan maupun kesehatan.<br /><br />Fraksi PDI Perjuangan misalnya dalam Pemandangan Umumnya yang dibacakan oleh Agustinus, meminta penjelasan eksekutif terkait belum terserapnya anggaran yang belum optimal oleh pemerintah Kabupaten Sintang dengan baik, sehinggan berimplikasi kepada Silpa yang cukup signifikan, dan masih minimnya pendapatan yang bersumber dari investasi non-permanen, agar diperbaiki bersama-sama ditahun anggaran 2015.<br /><br />Pemandangan Umum fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Heri Maturida, meminta pemerintah kabupaten Sintang khususnya dinas Pekerjaan umum untuk membangun jembatan yanga ada di kemangai kecamatan Ambalau yang hingga kini belum terlaksana. Fraksi Gerindra juga menyayangkan masih kurangnya jumlah guru yang tersebar di pedalaman. Padahal pemerintah mencanangkan untuk menambah guru-guru serta meningkatkan kesejahteraan guru.<br /><br />Fraksi Nasdem melalui juru bicaranya Florensius Roni memberikan apresiasi terhadap Bupati Sintang beserta jajarannya yang telah bekerja keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di tahun 2014. Tetapi, terhadap besarnya angka Silpa, fraksi Nasdem menilai perencanaan program pembangunan dan implementasi anggaran yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah masih kurang optimal.<br /><br />Sedangkan fraksi Demokrat yang dibacakan oleh juru bicaranya Hikman Sudirman menyayangkan dan mempertanyakan anggaran di sektor pendidikan yang tidak terserap maksimal.<br /><br />Pandangan Umum fraksi Golkar yang dibacakan oleh AM Abdurazak, meminta Pemkab Sintang mulai fokus mengarahkan program pembangunan ke arah program percepatan dan pemerataan pembangunan. Tak hanya itu, regulasi dan terobosan baru pun sudah harus mulai dipikirkan. Supaya pembangunan berkeadilan dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depannya.<br /><br />Fraksi PKPI yang dibacakan oleh juru bicaranya Hardoyo menanyakan kepada pemerintah dalam hal ini Disperindagkop untuk mengecek langsung harga barang di pasaran pasca hari raya idul fitri yang lalu mengingat pasca lebaran harga kebutuhan sembilan bahan pokok masih dirasakan cukup tinggi. Fraksi PKIP ini juga meminta penjelasan kepada Bupati untuk lebih mengoptimalkan pengawasan.<br /><br />Fraksi PKB melalui juru bicaranya Kusnadi menanyakan kepada pemerintah Kabupaten Sintang mengenai jalan Nanga Pari di Sepauk yang belum mendapatkan perhatian yang serius. Mengingat jalan tersebut sebagai penghubung antar desa-desa yang ada di daerah tersebut.<br /><br />Sedangkan Fraksi Amanat Persatuan melalui Juru bicaranya Anton Isdianto menyorot persoalan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum. Karena, ketiga unsur ini penting untuk terus ditingkatkan dalam rangka mewujudkan pembangunan Sintang yang terus berkembang. Penyusunan anggaran wajib berorientasi pada pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah direncanakan sebelumnya sehingga hasil yang dicapai nantinya akan sesuai kebutuhan masyarakat.<br /><br />Ketua DPRD Sintang Jefray Edward selaku pimpinan sidang paripurna mengatakan bahwa semua usulan yang disampaikan oleh fraksi di dewan akan menjadi bahan rekomendasi untuk disampaikan kepada Pemkab Sintang.<br /><br />“Kami berharap dengan evaluasi dan rekomendasi dari fraksi-fraksi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi serta pertimbangan bagi Pemkab Sintang dalam penyusunan RAPBD perubahan 2015, karena itu penting sebagai acuan bagi pembangunan di Sintang,” terang Jeffray. (KN)</p>