Home / Tak Berkategori

Delapan Kapal Dilarang Berlayar Akibat Gelombang Tinggi

- Jurnalis

Kamis, 13 Januari 2011 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delapan kapal di Samarinda, Kalimantan Timur, dilarang berlayar akibat gelombang tinggi di Laut Jawa dan Laut Natuna. <p style="text-align: justify;">Administrator Pelabuhan (Adpel) Samarinda Amiruddin kepada wartawan, Kamis, menyatakan, larangan tersebut diberlakukan bagi kapal barang berbobot di bawah 100 GT (gross tonnage). <br /><br />"Kami terpaksa tidak memberikan izin berlayar karena cuaca buruk dan tingginya gelombang di Laut Jawa dan Laut Natuna. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Bandara Temindung Samarinda menyebutkan, ketinggian gelombang laut di Laut Jawa mencapai empat meter sementara di Laut Natuna bahkan hingga enam meter," kata Amiruddin. <br /><br />Dari kedelapan kapal yang dilarang berlayar itu, kata Amiruudin, dua di antaranya akan berlayar ke Batam, sementara enam lainnya hendak ke Pulau Jawa dan Papua. <br /><br />"Kapal yang hendak ke Batam yang jalur pelayarannya melalui Lau Natuna tersebut yakni dua unit `tugboat` Rizky 07 yang akan dijual dan sudah dua minggu kami larang berlayar. Sementara, enam kapal lainnya akan menuju Pulau Jawa dan Papua. <br /><br />"Larangan itu kami lakukan karena `free boat` (lambung timbul) kapal itu di bawah dua meter sehingga rawan terjadi kecelakaan jika melakukan pelayaran pada perairan dengan gelombang tinggi. Kapal yang memiliki `free boat` di atas empat meter masih diperbolehkan berlayar karena walaupun diterpa gelombang, kapal tersebut masih dapat bertahan," ujar Adpel Samarinda itu. <br /><br />Walaupun sempat diprotes beberapa perusahaan pelayaran, namun Adpel Samarinda tetap memberlakukan larangan berlayar bagi delapan kapal itu, katanya. <br /><br />"Keselamatan orang yakni ABK (anak buah kapal) dan awak kapal lainnya menjadi prioritas. Larangan berlayar itu sudah kami berikan sejak sebulan terakhir dan kapal itu akan kami izinkan berlayar setelah cuaca dianggap normal," kata Amiruddin. <br /><br />Secara signifikan larangan berlayar tersebut tidak mengganggu perekonomian di Samarinda. <br /><br />"Selama ini, angkutan sembako dari Pulau Jawa dan Sulawesi ke Samarinda tidak terganggu oleh cuaca sebab rata-rata kapal pengangkut sembako berukuran besar dan memiliki `free boat` di atas empat meter. <br /><br />Kapal yang dilarang berlayar itu hanya mengangkut barang seperti batu bara dan beberapa jenis barang yang tidak bersifat ekonomis dan jumlahnya tidak banyak sehingga secara tidak berdampak bagi masyarakat," katanya.. <br /><br />Tingginya gelombang laut di sejumlah perairan Indonesia, lanjut Amiruddin, juga tidak menggangu pelayaran kapal penumpang dari Samarinda ke Sulawesi Selatan. <br /><br />"Jalur pelayaran dari Samarinda ke Parepare, Sulawesi Selatan, melalui Laut Sulawesi dan saat ini tinggi gelombang laut hanya berkisar dua meter sehingga lalu lintas angkutan penumpang kapal laut tidak mengalami hambatan," kata Amiruddin. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play