Demokrat Kalbar Uji Bakal Caleg Tingkat Provinsi

DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Barat melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap bakal calon anggota legislatif tingkat provinsi yang akan diajukan ke Komisi Pemilihan Umum untuk "bertarung" pada Pemilu 2014. <p style="text-align: justify;">"Hal itu merupakan bagian dari parameter untuk menentukan siapa figur terbaik yang akan maju dari Partai Demokrat di Pemilu 2014," kata Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar, Bobby Chrisnawan di Pontianak, Senin.<br /><br />Menurut dia, jumlah kursi yang diperebutkan pada Pemilu 2014 untuk tingkat provinsi di Kalbar sebanyak 65 buah. Sementara jumlah pendaftar yang akan maju melalui Partai Demokrat tercatat sebanyak 107 orang.<br /><br />"Oleh karena itu dibutuhkan penilaian terhadap setiap figur berdasarkan kriteria yang terukur karena maksimal hanya 65 orang yang dapat diajukan ke KPU Provinsi Kalbar. Bukan karena faktor kedekatan, hubungan kekerabatan, suka atau tidak suka, atau hal lainnya," kata Bobby menegaskan.<br /><br />Ia menambahkan, ada lima parameter yang digunakan untuk menentukan figur yang akan diajukan partai tersebut, yakni posisi di dalam struktur kepengurusan, uji kepatutan dan kelayakan, tingkat pendidikan, rekam jejak eksternal seperti pengalaman berorgansiasi, serta elektabilitas yang bersangkutan.<br /><br />Bobby menjamin tim yang dibentuk untuk seleksi bebas dari unsur kepentingan. "Tidak ada satu pun anggota tim, yang juga mengajukan diri di jenjang pemilihan yang sama," ujar dia.<br /><br />Ia melanjutkan, Selasa (9/4) akan dilakukan rapat untuk memberi penilaian terhadap setiap figur yang mengikuti seleksi. Sehari sesudahnya, rapat penentuan siapa yang akan mewakili Partai Demokrat Kalbar di ajang Pemilu tingkat provinsi.<br /><br />"Pada 11 April 2013, rencananya nama-nama tersebut diajukan ke Ketua DPD, lalu sehari berikutnya, akan diumumkan," kata Bobby.<br /><br />Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada pertanyaan-pertanyaan dari para figur yang tersingkir dari daftar tersebut.<br /><br />"Namun kami melakukan penilaian juga berdasarkan parameter-parameter yang dapat dipertanggungjawabkan, dengan mengedepankan objektivitas," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>