Mengacu pada Program Kerja Denpom XII/I Sintang Bidang Hartib berlalu lintas bagi personil TNI AD se Garnizun Sintang, Pada Hari Rabu (01/02/2012) dilaksanakan gelar Razia kendaraan bermotor dan kelengkapan administrasi bagi prajurit. <p style="text-align: justify;">Kegiatan razia yang rutin dilaksanakan di seluruh Wilayah Kabupaten Sintang ini dipimpin oleh Wadan Satlak Hartib Denpom XII/I Sintang Letda Cpm Douglas Hutagalung, SH beserta 16 orang personel terdiri dari Den Pom XII/I Sintang 12 orang, Provost Korem 121/ABW 2 orang dan Provost Yonif 642/KPS 2 orang, dengan mengambil lokasi dijalan Lintas Melawi Sintang.<br /><br />Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap minggu dengan tujuan agar personil TNI AD yang berada di Wilayah Kabupaten Sintang khususnya dapat berdisiplin dengan melengkapi diri baik kelengkapan kendaraan dan administrasi kendaraan dan identitas perorangan. <br /><br />Kegiatan Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Kepolisian Militer Tahun 2012 ini sendiri secara resmi telah dibuka oleh Kasdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Robby Win Kadir di Halaman Mako Pomdam XII/Tanjungpura Jl. Rahadi Usman No.1 Pontianak Kamis pagi (26/01/2012).<br /><br />Letda CPM Douglas Hutagalung dalam keterangannya, menyampaikan bahwa disamping menggelar Razia Lalu Lintas khusus bagi prajurit TNI dan kendaraan dinas milik TNI, Gaktib juga dilakukan dengan melakukan Razia ke tempat-tempat hiburan malam yang berada di Wilayah Kerja Denpom XII/I Sintang.<br /><br />"Tidak hanya sebatas razia lalulintas, tempat-tempat hiburan juga akan kita razia dimana disinyalir ada anggota kita yang suka berada disana," ujarnya <br /><br />Hal ini bertujuan untuk menegakkan disiplin tata tertib di lingkungan Prajurit TNI AD yang berdinas diwilayah Sintang dan sekitarnya juga dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat, agar para prajurit mempunyai disiplin yang tinggi sebagaimana diketahui bahwa kunci seorang prajurit itu adalah disiplin, dengan disiplin yang tinggi maka dalam pelaksanaan tugas apapun dapat terlaksana dengan baik.<br /><br />"Yang kita lakukan adalah untuk penegakkan disiplin diri dari anggota TNI. Kita harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat," tegasnya. <br /><br />Selain itu juga merupakan penekanan dan arahan Panglima TNI yang menyatakan, kunci untuk menghadapi serangan ideologi dan serangan budaya adalah ”Disiplin serta kepatuhan terhadap norma, peraturan dan hukum,” dalam rangka menjaga dan memelihara kepribadian serta jati diri prajurit TNI dalam kehidupan keseharian sebagai warga dalam konteks pelaksanaan tugas pokok. <strong>(release Pen.Rem 121/ABW)</strong></p>















