Dermaga Sekadau Diusulkan jadi Aset Kabupaten

oleh

Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Perhubungan, Telekomunikasi, Informasi, Kebudayaan dan Pariwisata berencana mengajukan permohonan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar. <p style="text-align: justify;">Permohonan tersebut berkaitan dengan pengambilalihan aset Pemprov Kalbar yang ada di Sekadau, yakni dermaga penyeberangan yang berada di pasar Sekadau.<br /><br />“Akan mengajukan permohonan ke Dinas Perhubungan Kalbar agar dermaga penyeberangan Sekadau-Seberang Kapuas dilimpahkan menjadi aset kabupaten. Saat ini fasilitas tersebut memang menjadi tanggungjawab pemprov kalbar,” ujar Hadi Sapriadi B, petugas ASDP Dishub Kabupaten Sekadau, Jum’at (6/11).<br /><br />Selama menjadi tanggungjawab pemprov, kondisi dermaga yang menjadi tumpuan ribuan masyarakat itu memang relatif belum memadai. Terdapat lobang menganga di sekujur badan pelabuhan. Bahkan, saat kemarau para penambang motor klotok harus bahu-membahu membuat anjungan tambahan berbahan kayu agar aktivitas pelabuhan bisa berjalan normal.<br /><br />Disinyalir, rentang kendali pemerintahan yang jauh menjadi salah satu faktor lambannya pembangunan dermaga. Sebab, jarak antara Sekadau-Pontianak yang jauh menyulitkan petugas Dishub Provinsi untuk memantau kondisi dermaga.<br /><br />Diyakini, jika nantinya dermaga tersebut sudah menjadi aset pemerintah kabupaten Sekadau, maka upaya perbaikan maupun pembangunan fasilitas baru bisa lebih cepat.<br /><br />“Karena kami yang lebih tahu seperti apa kondisinya, apa yang dibutuhkan,” tutur Hadi yang akrab disapa Wak Agoy.<br /><br />Mewakili kepentingan masyarakat pengguna jasa dermaga, Wak Agoy berharap pengajuan pelimpahan aset itu dapat terealisasi dalam waktu dekat.(KN)</p>