Dermaga Sungai RinginTahun Ini Dioperasikan?

oleh

Setelah sekian lama menganggur, Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang akan berupaya memfungsikan dermaga terbesar di Bumi Senentang tahun 2012 ini. <p style="text-align: justify;">Saat ini Dinas Perbubungan masih mengusahakan dana sekitar 10 Milyar untuk membenahi berbagai infrastruktur guna memfungsikan dermaga yang diperuntukan bagi industri ini. Dari jumlah keperluan, Rp 3,2 Milyar sudah terserap untuk pembangunan awal, kekurangan Rp 6,8 milyar. <br /><br />Kepala Seksi Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Suryadi kepada sejumlah wartawan di sekitar Kantor Bupati Sintang, Rabu (4/1) mengatakan kendala belum dioperasikan dermaga itu karena jalannya belum layak. Selain itu, untuk pembenahan peralatan antara lain gudang dan kren. Kren digunakan untuk mengangkat barang dari dan ke atas ponton. <br /><br />“Tahun ini diupayakan dermaga itu dioperasikan, kami sedang mengusahakan dana dari pusat untuk pembenahan berbagai sarana pendukung untuk kelancaran. Karena dengan besarnya jumlah dana yang diperlukan, rasanya berat kalau berharap dari APBD,” beber Suryadi. <br /><br />Terkait belum beroperasinya dermaga itu, faktor utamanya adalah jalan. Jalan yang ada sekarang belum layak dilalui. Suryadi mengatakan pihaknya sedang mengusahakan juga supaya jalan sejauh 7,8 kilometer yang menuju ke dermaga dari simpang Nenak menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. <br /><br />“Jalan itu saat ini “non status” artinya bukan jalan kabupaten, bukan jalan propinsi dan tidak juga jalan nasional. Kita juga paham dengan Dinas Pekerjaan Umum karena banyaknya ruas jalan yang diurusi mereka, sehingga jalan untuk terlewati,” imbuhnya. <br /><br />Suryadi juga membenahi dermaga Sungai Durian yang digunakan untuk dermaga bongkar muat orang dan barang. Yang menjadi pekerjaan rumah juga bagi Dinas Perhubungan adalah terminal sungai ukoi, terminal sungai durian dan gedung pengujian kendaraan. <strong>(*)</strong></p>