Desa Diharapkan Dukung Pendanaan Untuk PAUD

oleh

Pemerintah saat ini sedang menggalakkan pembangunan pendidikan mulai usia dini. Hal ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak. <p style="text-align: justify;">Di Kabupaten Sekadau, pendidikan anak usia dini (PAUD) pun sudah berkembang cukup pesat. Lembaga penyelenggara PAUD sudah menyebar dimana-mana. Hanya saja, masih ada kendala yang cukup mengganjal, yakni soal kesejahteraan tenaga pengajar PAUD.<br /><br />Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Sekadau melalui Kasi PAUD, Idin menyatakan, pihaknya memang sudah melakukan pendataan Dapodik terhadap PAUD.<br /><br />"Nanti yang sudah Dapodik kami usulkan supaya bisa mendapat honor dari APBD. Memang nilainya belum seberapa, tapi ini bentuk perhatian kita terhadap PAUD," kata Idin ditemui di kantor dinas Dikpora, (24/10).<br /><br />Namun, untuk memenuhi kesejahteraan tenaga pengajar PAUD tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Sekarang, kata Idin, pemerintah desa sudah diperkenankan menyisihkan alokasi dana desa untuk membiayai honor tenaga pengajar PAUD.<br /><br />"Sekarang ada gerakan nasional PAUD berkualitas Indonesia pintar lewat pengembangan PAUD Desa. Kalau tidak salah desa bisa menganggarkan 10 persen dari dana desa untuk PAUD. Tinggal desanya mau atau tidak. Desa bisa berkoordinadi dengan kami jika berniat mendukung program ini," jelas Idin. (KN)</p>