Desa Kasiau Raya Raih Predikat Terbaik Puap

oleh

Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, meraih predikat terbaik se-Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan program pengembangan usaha agribisnis perdesaan. <p style="text-align: justify;">Menurut Kepala Kantor Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Tabalong Suhendar, Kamis, tim dari Badan Penelitian Sumber Daya Manusia dan Penyuluhan Pertanian, Kementerian Pertanian, melakukan penilaian langsung ke Desa Kasiau Raya.<br /><br />"Tim penilai dari pusat melakukan penilaian langsung kepada kelompok tani bina usaha Desa Kasiau Raya terkait pelaksanaan program pengembangan usaha agribisnis perdesaan," kata Suhendar di Tanjung.<br /><br />Tim dari Kementeriam Pertanian secara langsung melihat kondisi agribisnis Desa Kasiau Raya sehingga diketahui kelebihan dan kekurangan kelompok tani.<br /><br />"Ada beberapa parameter penilaian di antaranya administrasi kelompok tani serta pengelolaan keuangan dalam pengembangan usaha agribisnis," katanya.<br /><br />Untuk program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) di Tabalong, pada 2011 ada sekitar 12 gabungan kelompok tani (gapoktan) yang mendapatkan bantuan modal.<br /><br />Tiapm gapoktan mendapat bantuan Rp100 juta untuk mengembangkan usaha agribisnis perdesaan.<br /><br />"Sejak 2008 hingga 2011 ada sekitar 84 gapoktan yang mendapatkan bantuan modal dari program pengembangan usaha agribisnis perdesaan dan pada 2011 sebanyak 12 gapoktan baru mendapatkan bantuan serupa," jelasnya.<br /><br />Pada 2010 Desa Puain Kiwa, Kecamatan Tanjung, juga mewakili Kalimantan Selatan dalam lomba pengembangan usaha agribisnis perdesaan.<br /><br />PUAP merupakan langkah terobosan Kementerian Pertanian untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran. PUAP merupakan entry point dan perekat bagi seluruh program Kementerian Pertanian dan sektor lain yang terkait dalam program PNPM-Mandiri.<br /><br />Untuk mempercepat keberhasilan Program PUAP diperlukan upaya pengembangan kegiatan ekonomi rakyat yang diprioritaskan pada penduduk miskin perdesaan melalui peningkatan kualitas SDM, serta penguatan modal bagi petani, buruh tani, dan rumah tangga tani, penguasaan teknologi produksi, pemasaran hasil dan peningkatan nilai tambah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>