Desa Pedalaman, Perlu Perhatian

oleh

Lima wilayah dusun masing-masing, Tanjung, Pedalaman, Sungai Putat, Dalam Tayan dan Piasak, dalam Desa Pedalaman, Tayan Hilir. Kedepan, perlu mendapatkan alokasi ‘kue’ pembangunan dan pembinaan ekonomi kerakyatan. <p style="text-align: justify;">Pasalnya, kelima dusun hingga kini, masih dihadapkan minimnya sentuhan berbagai pembangunan insfrastruktur, yang memadai dan bantuan serta pembinaan ekonomi kerakyatan. <br /><br />“Kita pandang sangat perlu adanya perhatian pemerintah. Pembangunan masih dirasakan minim lah, untuk kelima dusun di Desa Pedalaman ini,” tutur Sunarto salah seorang pemuda Desa Pedalaman, Tayan Hilir, kemarin.<br /><br />Dibeberkan, untuk Dusun Tanjung  perlu peningkatan ruas jalan lingkungan. Dan revitalisasi kawasan pantai, dimana selama ini didera abrasi. Lantas Dusun Piasak, perlu dibangun pasar sayur, mengingat selama ini para pedagang hanya menggelar dagangan nya di kios-kios kumuh. Selain itu, Piasak ini kedepan layak untuk dimekarkan. Pertimbangan berada di sentra kawasan industri. Kemudian Dusun Dalam Tayan, masyarakat memerlukan pembinaan dan bantuan untuk penguatan ekonomi kerakyatan. Dimana warga setempat boleh dikatakan dominan, merupakan nelayan. Jelas memerlukan bantuan bibit ikan, keramba apung serta peralatan nelayan. Seterusnya Dusun Pedalaman, perlu peningkatan jalan lingkungan pemukiman warga. Dimana kondisi jalan, sudah banyak yang mengalami kerusakan.<br /><br />Sedangkan untuk Dusun Sungai Putat, perlu peningkatan jalan tembus. Dimana jika air pasang rawan banjir, sehingga akses masyarakat menjadi terganggu. Selain itu, masyarakat setempat rata-rata nelayan perlu juga mendapatkan bantuan bibit ikan, keramba apung serta peralatan tangkapan ikan. <br /><br />“Jadi kelima dusun ini mempunyai persoalan masing-masing. Jadi sangat perlu mendapatkan perhatian pemerintah,” tegasnya.<br />Pria yang dekat dengan berbagai kalangan ini meminta kedepan, persoalan ini yang dihadapi masyarakat di Desa Pedalaman ini bisa diakomodir. “Kita berharap, hal ini menjadi perhatian pemerintah. Soalnya selama ini, dari waktu ke waktu kelima dusun ini, bolah dikatakan pembangunan jalan di tempat,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>