Dewan Desak Pemkot Pontianak Tambah Pos Bansos

oleh

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak mendesak Pemerintah Kota setempat menambah pos untuk bantuan sosial (Bansos) yang kini tinggal Rp8 miliar pada tahun anggaran 2011. <p style="text-align: justify;"><br />"Kami berharap Pemkot Pontianak menambah anggaran untuk Bansos yang kini tinggal Rp8 miliar karena masih banyak permasalahan sosial yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah," kata Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Herry Mustamin di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menyayangkan kebijakan Wali Kota Pontianak Sutarmidji yang menganggarkan sangat kecil untuk pos Bansos. Jika sebelum-sebelumnya sebesar Rp51 miliar/tahun kini tinggal Rp8 miliar.<br /><br />"Seharusnya anggaran untuk itu meningkat bukannya menurun. Kami melihat wali kota Pontianak terkesan takut dalam mencairkan Bansos sehingga cukup berhati-hati dan berdampak pada penurunan besaran Bansos yang diberikan," katanya.<br /><br />Ia mengerti, dengan ketakutan wali kota Pontianak karena sistem dan pertanggungjawaban Bansos harus jelas agar tidak berurusan dengan hukum.<br /><br />Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, sejak kepemimpinannya dua tahun terakhir pihaknya telah menekan pos Bansos dari yang dahulu sebesar Rp50 miliar/tahun hingga Rp8 miliar untuk tahun 2011.<br /><br />"Bansos diperkecil karena lebih banyak yang tidak bermanfaat dan sulit dalam meminta pertanggungjawaban. Sehingga kami menyalurkan Bansos kepada yang memang membutuhkan dan bisa mempertanggungjawabkan penggunaannya secara transparan," kata Sutarmidji.<br /><br />Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi saat kunjungan kerja di Kota Pontianak akhir Mei lalu menyatakan akan menjadikan proyek percontohan langkah Pemkot Pontianak dalam pengelolaan pos Bansos kemudian anggaran itu dialihkan untuk pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kota itu.<br /><br />"Langkah wali kota Pontianak (Sutarmidji) itu baru akan diprogramkan di tahun 2012 mendatang, tetapi beliau sudah melakukannya sehingga patut dicontoh," kata Gamawan Fauzi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>