Dewan Minta Semua Kegiatan Proyek Harus Selesai Tepat Waktu

oleh

Sebagai kabupaten yang sedang membangun, sampai sekarang Pemda Melawi masih gencar membangun infrastruktur berupa jalan maupun jembatan. Anggaran yang digunakan baik menggunakan Dana Aloaksi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). <p style="text-align: justify;">Anggota DPRD Melawi, Mulyadi berharap setiap kegiatan yang sudah dialokasikan anggarannya supaya dilaksanakan semua. Bahkan tidak hanya dikerjakan, namun pekerjaanya juga harus selesai tepat waktu sebelum tahun anggaran berakhir. <br /><br />“Yang rawan tidak selesai itu kegiatan-kegiatan yang dibiayai DAK, karena dana yang digunakanpun cukup besar,” ungkapnya, Rabu, (15/11/2017).<br /><br />Lebih lanjut Mulyadi mengatakan, seperti penggunaan DAK, pentujuknya sudah jelas, pada bulan sekian serapannya harus sekian persen. Bahkan pengajuan pencairannya juga harus disesuaikan dengan realisasi fisik dilapangan.  <br /><br />“Jadi ini yang harus menjadi perhatian oleh pihak pelaksana maupun instansi tekhnis terkait, jangan sampai pada batas waktu yang dtelah ditentukan pekerjaan belum selesai,”  ujarnya.<br /><br />Menurut Mulyadi, kalau ada pekerjaan yang tidak selesai, negera memang tidak dirugikan. Karena pembayaran terhadap pekerjaan tersebut sesuai realisasi lapangan. Tapi  yang sangat disayangkan dana tersebut harus  dikembalikan lagi ke kas Negara. <br /><br />“Jadi dana yang seharusnya untuk pembangunan, harus dikembalikan lagi ke kas Negara karena tidak mampu terserap semua,” ucapnya. <br /><br />Dia berharap semua kegiatan proyek di Kabupaten Melawi tahun 2017 ini bisa selesai semua tepat waktu, lebih khusus kegiatan-kegiatan proyek  yang menggunakan DAK seperti pembangunan jalan. <br /><br />“Sebab kalau ada pekerjaan yang tidak selesai tentu masyarakat sebagai penerima manfaat yang akan dirugikan,”  pungkasnya. (KN)</p>