Home / Tak Berkategori

Di Melawi, 15 Desa Tidak Masuk Sensus Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 6 Mei 2016 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Melawi, Leila Ayu Zanaria mengajak semua masyarakat, khususnya para pelaku usaha untuk bersama sama mensukseskan sensus ekonomi 2016 dengan menyampaikan informasi yang jujur kepada petugas sensus. <p style="text-align: justify;">Para pelaku usaha tidak perlu khawatir, karena tidak dipungut biaya saat disensus dan kerahasian data dilindungi Undang undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik serta tidak ada kaitannya dengan pajak.<br /><br />“Data yang kita sampaikan tersebut akan berpengaruh terhadap program program perencanaan pembangunan bidang ekonomi untuk 10 tahun kedepan,” ungkanua saat ditemui awak media di kantornya, kemarin.<br /><br />Partisipasi dunia usaha bersama stake holder terkait untuk memberikan data akurat pada pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 sangat diharapkan. Sehingga menjadi bahan pertimbangan pemerintah nantinya dalam memutuskan suatu kebijakan. <br /><br />Pada sensur ekonomi 2016 ini, wanita berjilbab itu sangat optimis pelaksanaan sensus ekonomi di Melawi dapat tercapai sesuai target dan tepat waktu hingga 31 Mei mendatang. Pihaknya juga sudah menerjunkan sebanyak 155 petugas sensus yang terdiri dari 11 orang koordinator kecamatan, 39 orang PML dan 105 orang PCL. <br /><br />“Dari 169 desa yang ada di Melawi, hanya 154 desa saja yang diambil sampel sensusnya. Sementara sisanya sebanyak 15 Desa, tidak terkena sampel sensus ekonomi 2016. Hal ini dikarenakan tidak memenuhi standar konsentrasi blok sensus,” bebernya.<br /><br />Secara jelas, Leila mengatakan, adapun 15 desa tersebut yakni Tanjung Mahung  di kecamatan Sokan, Desa Sepakat di Kecamatan Sokan, Desa Maris Permai di Kecamatan Tanah Pinoh, Desa Landau Sadak di Kecamatan Sayan.<br /><br />Kemudian Desa Lingkar Indah di Kecamatan Sayan, Desa Guhung dan Desa Nanga Entebah di Kecamatan Belimbing, Desa Tembawang Panjang di Kecamatan Nanga Pinoh, Desa Sungai Bakah di Kecamatan Pinoh Selatan. Selanjutnya, Desa Melawi Kiri hilir dan Desa Melamut Bersatu di Kecamatan Pinoh Utara, Desa Nanga Kempangai, Desa Sungai labuk dan Desa Pelempai Jaya di Kecamatan Ella Hilir.<br /> <br />“Sedangkan desa yang memiki konsentrasi usaha terbanyak di Nanga Pinoh, terdapat di Desa Paal ada 39 blok sensus, desa Tanjung Niaga sebnayak 21 blok sensus, Kenual sebanyak 8 blok sensus dan Sidomulyo sebanyak 8 blok sensus,” pungkasnya. (KN)</p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB