Di Perbatasan Kapuas Hulu Banyak Jalan Tikus

oleh

Komandan Komandan (Dandim) 1206 Putussibau Let.Kol. Inf Rolando Manggatas mengakui diwilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu memiliki banyak jalan tikus yang dibangun oleh perkebunan. <p style="text-align: justify;">“Jalan tikus ini kedepan jadi polemic, memang menurut pengusaha itu tidak ada masalah, tetapi sebanrnya ini polemic,” tegasnya kepada kalimantan-news.com usai Upacar HUT TNI ke-66, Rabu (05/10/2011). <br /><br />Dijelaskan Rolando bahwa jalan tikus itu terjadi disebabkan oleh terwujudnya perkebunan sawit, sedangkan menurut Rolando jalan tikus tersebut sangat berbahaya, jalan tikus itu saja kata Rolando dijaga 8 pos perbatasan sulit untuk dilihatnya.<br /><br />“Akibat kebun tersebut  timbulah jalan-jalan tikus yang diguankan keluar masuknya antar dua Negara dan tidak terkontrol, jadi jalan tikus itu dibuat atas kepentingan perkebunan,” jelasnya.<br /><br />Tidak hanya itu menurut Rolando  pihak perusahaan tidak hanya membangun jalan-jalan tikus tetapi juga sudah melangar batas zona, dimana pihak perusahaan sudah menanam sawitnya dekat sekali di patok batas, dan hal itu sudah menlanggar peraturan zona kedua Negara, sebab kata Rolando seharusnya jarak penanaman dari tapal batas lima ratus meter baik itu dua Negara, dan itu akan dilaporkan ke komando atas. <br /><br />“Jika hal itu dibiarkan akan menjadi sengketa, dan masalah-masalah seperti itu yang menjadi polemic kedepan, itu dilakukan oleh pihak perusahaan yang mengantongi izin dari Pemerintah Daerah, Kita cuma mengamati pasti jadi polemic kedepan,” tegas Rolando. <br /><br />Dirtambahkan Rolando untuk jumlah jalan tikus menurut laporan anggotanya kurang lebih 15 jalan tikus yang ada di perbatasan, dan untuk itu Rolando akan memanggil pihak perusahaan. <br /><br />“Kita akan panggil pihak perusahaan, karena bagi perusahaan itu tidak jadi masalah malah mempermudah akses bisnis mereka, tetapi  sebenarnya jalan tikus itu  sangat berbahaya, pasti menjadi polemic,”pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>