Dibuat Dua Jalur, Jadi Sarana Penunjang MTQ

oleh

Menjelang pelaksanaan MTQ tingkat provinsi yang dilaksanakan Maret 2012 mendatang Kabupaten Melawi terus melakukan pembenahan, maklum saja Kabupaten yang dibentuk pada tahun 2004 ini akan menjadi tuan rumah dalam pagelaran akbar tersebut. Selain membangun infrastruktur stadion, pemkab Melawi juga membangun infrastruktur penunjang seperti jalan masuk untuk menuju stadion. <p style="text-align: justify;">Sebelumnya Bupati Melawi H Firman Muntaco telah membuat kebijakan membangun jalan dua jalur mulai dari Jembatan Sidomulyo sampai Kantor Bupati lama yang panjang nya kurang lebih 2 Kilometer dan saat ini sedang dikerjakan oleh perusahaan PT Kencana Indah Sejahtera.<br /><br />Pekerjaan yang menelan dana Rp 6 Miliar ini diperkirakan akan selesai sebelum pelaksanaan MTQ berlangsung. <br /><br />“saat ini pekerjaan sudah dilaksanakan, dan saya sudah mengingatkan kontraktor agar jalan ini selesai sebelum pelaksanaan MTQ,” ujar Firman.<br /><br />Apa yang dikatakan Bupati ini mengingat aktivitas masyarakat pada saat MTQ sangat banyak sehingga fasilitas jalan di dalam Kota Nanga Pinoh diharapkan dapat mengatasi kemacetan pada saat itu. Sesekali dalam satu kesempatan orang nomor satu di Kabupaten Melawi ini mengecek pekerjaan jalan tersebut, seperti yang ia lakukan pada tanggal 24 November dan pada tanggal 1 Desember, Firman langsung turun ke lapangan mengecek pekerjaan tersebut dan sempat menanyakan proses pekerjaan ini kepada pengawas.<br /><br />Ia juga tidak menampik untuk saat ini masyarakat pengguna jalan mungkin kesulitan untuk berlalu-lintas akibat proyek pekerjaan jalan yang sedang dikerjakan ini, tapi Firman yakin masyarakat Kabupaten Melawi secara keseluruhan pasti akan menikmati jalan tersebut. <br /><br />“Jalan ini untuk kepentingan masyarakat Melawi, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.<br /><br />Jalan yang diperkirakan memiliki lebar 8 meter ini nantinya akan dibagi dua jalur, tiang-tiang listrik yang sebelumnya terletak tepat di sisi jalan akan dipindahkan ke kawasan lain sedangkan untuk kawasan dua jalur akan dibangun tiang listrik yang baru. <br /><br />“Nanti kalau sudah jadi tidak boleh lagi ada truk atau kendaraan roda dua yang parkir di pinggir jalan, pihak lalu lintas harus tegas dan kami juga sedang memikirkan untuk membuat perdanya,” terang Firman.<br /><br />selain itu jalur alternatif juga sudah menjadi pemikiran Bupati Melawi kedepan, ia sudah mempunya rencana untuk membuat jalan alternatif sehingga kendaraan tidak terpusat di jalan Juang sehingga jalan dua jalur ini nantinya tidak diperbolehkan untuk dilewati truk ataupun bis. <br /><br />“Kendaraan berat nanti akan ada untuk mereka lewat, termasuk bongkar muat dan sebagainya. Terminal yang belum berfungsi nanti akan kita fungsikan, tidak akan ada lagi bis atau truk yang masuk kota. Kita ingin jalur jalan utama bersih dari kendaraan berat,” ungkapnya.<br /><br />Firman meminta kepada kontraktor agar kualitas pekerjaan harus tetap diutamakan. Karena jalan ini akan akan ditata dengan baik ke depannya, mengingat jalan tersebut juga merupakan akses jalan utama masyarakat sehari-harinya.<br /> <br />Bupati melanjutkan, hadirnya proyek tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membenahi infastruktur jalan yang ada, karena jalan tersebut merupakan jalan utama yang lebih sering digunakan oleh masyarakat, tidak hanya dari Nanga Pinoh saja tapi dari Kecamatan lain juga pasti mengakses jalan ini.<br /><br />Selain itu mantan Dosen Hukum Untan ini juga menjelaskan, selain pembangunan jalan dua jalur sepanjang 2 Klilometer, pemerintah daerah saat ini juga sedang pekerjaan Peningkatan dan pelebaran jalan dalam kota dari Kantor Bupati lama sampai Simpang Tahlut, Desa Tanjung Lay Kecamatan Nanga Pinoh yang pekerjaannya sudah hampir selesai. <br /><br />“Saat ini pekerjaan sudah sudah mau selesai, dengan sisa waktu yang tidak lama lagi saya yakin pekerjaan jalan ini bisa diselesaikan,” katanya. <br /><br />Bupati berharap pada tahun depan, proyek infrastruktur ini dapat lebih ditingkatkan dalam upaya percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik. <br /><br />Terlebih, di Melawi masih banyak daerah-daerah yang belum mendapatkan pelayanan infrastruktur yang memadai dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, dalam hal perbaikan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan. <br /><br />Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk terus mewujudkan masyarakat Kabupaten Melawi yang adil, makmur dan sejahtera. Diantaranya dengan pembangunan sarana jalan umum, yang pasti mampu membawa manfaat besar untuk kemajuan perekonomian rakyat. <br /><br />Ditempat terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Melawi Budiman Lethe menjelaskan proyek yang dikerjakan oleh PT Kencana Indah Inti Sejahtera ini sudah memasuki tahap kedua dengan anggaran yang diperoleh dari Dana Alokasi Umum (DAK) ditambah sharing dari APBD Kabupaten Melawi, jika di jumlahkan Peningkatan dan pelebaran jalan dalam kota dari Kantor Bupati lama sampai Simpang Tahlut, Desa Tanjung Lay Kecamatan Nanga Pinoh ini sekitar Rp 10,3 Miliar.<br /><br />“Peningkatan dan pelebaran jalan ini dikerjakan sepanjang 3,4 meter dengan lebar 7 meter,” terangnya. <br /><br />Jika pekerjaan pada tahap kedua ini selesai tepat waktu, maka tahun 2012 pemerintah daerah Kabupaten Melawi akan melanjutkan pekerjaan tersebut sepanjang 1,3 Km, namun Budiman Lethe belum dapat memastikan berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jalan tambahan tersebut. <strong>(phs)</strong></p>