Diiringi Hujan, Gubernur Buka PGD VII

oleh

Gubernur Kalbar, Cornelis membuka pekan gawai dayak VII Kabupaten Sekadau tahun 2016, Senin (25/7) sore. Ini merupakan kali pertama gubernur membuka PGD di Sekadau. Ia datang bersama istri dan sejumlah pejabat teras Pemprov. Juga hadir tokoh-tokoh penting di Kalbar seperti Bupati Sanggau, mantan Bupati Sintang Milton Crosby, anggota DPR RI Michael Jeno, sejumlah anggota DPRD Kalbar, dan tentu saja Bupati dan Wabup Sekadau beserta jajaran serta anggota DPRD Sekadau. <p style="text-align: justify;">Pembukaan PGD berlangsung meriah,  diawali dengan karnaval budaya yang diikuti kontingen dari tujuh kecamatan. Ratusan warga juga memadati area Betang Youth Center tempat pelaksanaan PGD meskipun hujan mengguyur dengan derasnya.<br /><br />Gubernur Cornelis dalam sambutannya mengatakan, sesuai tema PGD tahun ini yang lebh condong pada isu lingkungan dan budaya, masyarakat Sekadau, khususnya masyarakat Dayak mesti menjaga hutan yang tersisa.<br /><br />"Gawai merupakan bentuk syukur atas hasil panen padi. Saya pesan hutan yang ada dijaga, jangan tebang kayu yang tidak perlu ditebang," pesannya.<br /><br />Ia tak lupa meminta maaf karena baru kali ini dapat membuka dan menghadiri PGD di Sekadau.<br /><br />"Bukan saya sengaja atau menganaktirikan, tapi memang karena kesibukan lain. Jadi tahun ini memang saya persiapkan betul-betul supaya nisa datang ke Sekadau," ucap ketua Majelis Adat Dayak Nasional ini.<br /><br />Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi panitia PGD VII yang telah mempersiapkan pelaksanaan gawai dengan semaksimal mungkin.<br /><br />"PGD ini merupakan puncak budaya gawai di kampung-kampung yang biasanya dimulai bulan Mei sampai Juli. Mudah-mudahan momen ini bisa menjadi ajang pelestarian dan penggalian budaya kita," kata Rupinus.<br /><br />Ia juga mengharapkan semua pihak ikut berpartisipasi menyukseskan gelaran PGD VII.<br /><br />Sementara, ketua panitia PGD VII, Nico Bohot memaparkan, karena tahun ini merupakan penyelenggaraan gawai dayak yang ke 7, dimana angka 7 merupakan angka keramat bagi masyarakat Dayak, maka panitia mengemas konsep tradisional.<br /><br />"Ini kesepakatan teman-teman panitia, sesuai tradisi orang Dayak," kata Nico.<br /><br />Ia berharap penyelenggaraan PGD tahun ini benar-benar sukses dan lancar. "Gawai bukan hanya milik orang Dayak, tapi milik semua masyarakat Sekadau," tukasnya. (KN)</p>