Diknas Kalbar Imbau Siswa Tidak Konvoi

oleh

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat Alexius Akim mengimbau kepada seluruh siswa sekolah menengah atas untuk tidak melakukan konvoi saat pengumuman Ujian Nasional 16 Mei mendatang. <p style="text-align: justify;">"Aksi konvoi termasuk perbuatan yang merusak diri sendiri dan kepentingan orang banyak," kata Alexius Akim di Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menilai, siswa yang melakukan konvoi di jalan hingga mencoret baju seragam sebagai siswa yang sebenarnya tidak layak lulus ujian.<br /><br />"Justru seharusnya siswa yang lulus itu menunjukkan hal yang positif dan bagus," ungkap Akim.<br /><br />Terkait pelaksanaan ujian nasional beberapa waktu lalu dinyatakan berjalan dengan lancar.<br /><br />"Hingga hari ini saya tidak menerima laporan dari panitia akan hal-hal yang tidak wajar," tegas Akim.<br /><br />Sedangkan untuk pelaksanaan ujian nasional susulan bagi siswa yang belum melaksanakan UN, kata Akim, pihaknya tetap akan melaksanakannya.<br /><br />"Kami akan laksanakan sesuai dengan aturannya, walaupun jumlahnya itu tidak banyak," kata dia.<br /><br />Untuk siswa yang sudah menyatakan mengundurkan diri sebelum ujian nasional digelar, lanjut Akim, itu tidak masuk dalam kategori peserta ujian nasional susulan.<br /><br />Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar mencatat jumlah peserta Ujian Nasional tingkat SD, SMP hingga SMA sebanyak 185.786 siswa yang tersebar di 14 kabupaten/kota, di antaranya peserta UASBN SD/sederajat 86.223 siswa, SMP/sederajat 54.121 siswa dan SMA sederajat 37.590 siswa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>