Diknas Sintang Ingatkan Kepala Sekolah

oleh

Dinas Pendidikan kabupaten Sintang, dengan tegas mengingatkan kepada seluruh Kepala Sekolah di Kabupaten Sintang untuk serius dalam mengurus manajemen disekolahnya. Hal yang diingatkan antara lain mengenai transparansi keuangan sekolah seperti penggunaan dana BOS hingga masalah Kepala sekolah yang sering meninggalkan tempat dengan beragam alasan. <p style="text-align: justify;">Terkait dengan penggunaan keuangan di sekolah-sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang YAT Lukman Riberu mengingatkan kepada para kepala sekolah agar melibatkan komite sekolah. Selain itu, dirinya mengingatkan agar tidak terjadi lagi kasus pemalsuan tanda tangan Komite Sekolah oleh Kepala Sekolah.<br /><br />“Libatkan Komite Sekolah, dan jangan sampai terjadi lagi adanya tanda tangan Ketua Komite yang ditanda tangani oleh Kepala sekolah,” ungkap Lukman pada kalimantan-news.com belum lama ini.<br /><br />Dalam hal penggunaan anggaran, Kepala Sekolah harus transparan dan mengundang Komite Sekolah untuk membicarakan penggunaan anggaran tersebut.<br /><br />“Silahkan duduk satu meja untuk membicarakan penggunaan anggaran tersebut,” ujarnya.<br /><br />Dengan adanya transparansi, lanjut Lukman kepala sekolah akan dihargai oleh bawahannya sehingga tidak menimbulkan persepsi yang negativ terkait penggunaan anggaran.<br /><br />“Yang penting terbuka dan diatur bersama dan ditandatangani secara resmi oleh Komite Sekolah dan sebagainya, maka amanlah kita,” kata Lukman.<br /><br />Lukman juga mengingatkan kepada para kepala sekolah untuk tidak melalaikan laporan penggunaan dana BOS. Menurut Lukman, hingga saat ini diakui masih banyak kepala sekolah yang belum melaporkan penggunaan dana BOS tersebut.<br /><br />“Saya menerima laporan ada sekolah yang hingga beberapa bulan yang tidak membuat laporan keuangan BOS. Ini berarti manajemennya tidak beres. Tolong kepala sekolah jangan jadi Bendahara, dan bukan jamannya lagi menggunakan manajemen tukang sate,” tegasnya.<br /><br />Kepala sekolah, lanjutnya tidak harus meninggalkan tempat tugasnya dengan alasan untuk mengurus dana BOS atau lainnya, sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengan baik.<br /><br />“Kalau Kepala Sekolahnya tak ada, lalu siapa yang mengawasi proses pembelajaran di sekolah? Serahkan kepada yang lain mandat tersebut,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>