Dilanda Banjir, Bupati Sintang Sambangi Lokasi

oleh

Sintang merupakan wilayah yang rata-rata penduduknya berada di pesisir sungai, pada tahun 2016 ini bencana alam seperti banjir kian menguat, curah hujan yang begitu tinggi mengakibatkan beberapa titik lokasi daerah kota Sintang yang berada dipinggiran sungai mengalami dampak dari banjir tersebut, tak lain pula, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang yang dikomandoi langsung oleh Bupati Sintang, beserta BPBD, Camat Sintang, TNI dan instansi terkait bahu membahu membantu, memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang terkena banjir, Sabtu (2/4). banjir ini begitu besar yang ketiga kalinya pada tahun 2016 hingga menyebabkan banyak rumah warga yang ikut terendam. <p style="text-align: justify;">Seperti halnya ketika Bupati Sintang beserta rombongan menggunakan sepit, menyambangi 3 kelurahan yang ada di Kota Sintang seperti Kelurahan Kiri Hulu, Kelurahan Ladang, dan Kelurahan Sungai Ana untuk memberikan bantuan berupa material seperti mie instan, beras, dan bahan makanan lainnya, tampak antusiasme masyarakat ketika mendapatkan bantuan ini.<br /><br />Dikatakan Jarot Winarno, banjir kali ini merupakan banjir yang terbesar, maka dari itu, kepada masyarakat yang rumahnya sudah terendam banjir diharapkan agar tidak sama sekali menggunakan listrik, karena sangat berbahaya sekali, bila perlu dimatikan langsung dari sakelar/sekringnya, kemudian kepada bapak-bapak ibu-ibu, awasi anak-anak kita ketika sedang bermain air banjir ataupun mandi, karena kita tidak mau ada kejadian-kejadian yang tempo hari terjadi kembali, walaupun anak itu sudah pandai berenang tetap harus diawasi, kata jarot.<br /><br />Lanjut Jarot kepada masyarakat, jika rumah sudah tergenang air, dan air semakin tinggi segeralah mengungsi ke tempat rekan, keluarga atau tetangga yang rumahnha tidak terkena dampak banjir, karena banjir ini bukan sekedar air yang datang, akan tetapi membawa dampak penyakit, seperti muntaber, diare dan penyakit kulit lainnya yang bisa menular kepada anak-anak, Ungkap Jarot.<br /><br />"Terlebih untuk bidang pendidikan, jangan sampai bencana banjir ini menjadi suatu kendala dalam menggapai ilmu, sebab bencana banjir ini bukan karena semata-mata disengaja, baik itu tingkat SD, SMP, dan SMA,harus tetap bersekolah, sementara itu kepada siswa-siswi SMA yang akan menjalani proses Ujian Nasional Pada hari Senin yang Sekolahnya terkena banjir haruslah tetap bersemangat, karena merekalah penerus bangsa ini" tambah Jarot.<br /><br />Masih Kata Jarot, Terlebih kepada pihak kesehatan harus tetap mengawasi masyarakat untuk dapat bersama-sama mengantisipasi penyakit yang timbul pasca bencana banjir, karena air mulai surut pastinya akan menimbulkan genangan-genangan air yang sulit untuk dibersihkan maka akan berdampak terhadap timbulnya nyamuk aides sehingga melonjaknya demam berdarah, tentunya pemerintah daerah mendukung penuh dan membantu masyarakat  yang terkena bencana alam banjir ini dengan cara membantu dalam bidang kesehatan, dan bantuan moril lainnya. (Hms)</p>