Dinas BPBD Barito Utara Dapat Bantuan 1 Unit Excavator Tipe D45

oleh

BARITO UTARA, KN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara mendapatkan bantuan alat berat untuk Operasional dari Volvo yaitu 1 Unit Excavator Tipe D45.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, Gazali Montallatua mengatakan bahwa bantuan 1 unit excavator tipe D45 , yang penggunaannya adalah untuk membantu penanggulangan kebencanaan di Barito Utara, seperti banjir pembersihan pari-parit yang tersumbat serta timbunan-timbunan di jalan raya akibat longsor,”ujarnya, Senin 12 September 2022 pagi.

“Sehingga longsor yang menimbun jalan raya bisa kita atasi, sebelumnya tidak ada karena kita menggunakan water supplai lambat dengan adanya unit excavator ini diharapkan nantinya bisa secara cepat, karena tidak ada istilahnya bencana itu tidak bisa ditanggulangi.” dan bencana itu bisa dikurangi juga bisa kita antisipasi dengan persiapan peralatan dan sumber daya manusia yang memadai,” ucap Gazali.

Jadi lanjutnya dalam hal ini kami sangat berterima kasih dengan dukungan dari Pemerintah Daerah terutama Bapak Bupati Barito Utara H.Nadalsyah, dan seluruh anggota Dewan yang mendukung BPBD untuk mengadakan sarana dan prasarana untuk penguatan BPBD Barito Utara.
sehingga BPBD ini memang diharapkan tangguh, cepat, tangap, dan tangkas dalam menghadapi bencana karena motto kami adalah Sigap yang artinya Senyum, Iklhas, Gairah, Adil dan Prima,” jelasnya.

“Dan satu unit excavator tersebut lengkap dengan long beach nya, selain itu untuk tahun 2022 ini kita dapat bantuan 23 buah sepeda motor Honda CRF untuk 3 MPA yang terbentuk yaitu di Desa Pepas, Nihan Hilir dan Desa Mampuak II.
sehingga kita sekarang ada 17 Desa yang sudah memiliki peralatan yang cukup memadai supaya bisa merespon kejadian bencana dengan cepat jadi MPA yang kita bentuk tahun ini ada 23 MPA tambahan dari 17 MPA. Dan untuk kedepannya MPA-MPA ini yang dibentuk oleh DLH akan diserahkan pemberdayaan nya dengan BPBD Kabupaten Barito Utara.
tapi kita menunggu proses karena itu menjadi tanggung jawab sesuai tupoksi BPBD,” pungkasnya. (Rahmadi/Ramli)