Dinas Pendidikan Kubu Raya Percepat Penyerapan Anggaran

oleh

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya Muhammad Yunus mengatakan pihaknya saat ini berusaha keras untuk meningkatkan penyerapan anggaran. <p style="text-align: justify;"><br />"Memang untuk penyerapan anggaran di Dinas Pendidikan masih sangat minim, namun kita optimistis, sampai bulan Desember nanti, penyerapan anggaran kita bisa 100 persen. Makanya, saat ini kita berusaha keras untuk melakukan penyerapan anggaran, tentu dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku," kata Yunus di Sungai Raya, Senin.<br /><br />Dia menjelaskan, belum terserap maksimalnya anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya lantaran terdapat sejumlah persoalan yang dihadapi. Salah satu penyebab lambatnya serapan anggaran karena Juklak dan Juknis dari pemerintah pusat baru diterima pihaknya pada akhir Agustus.<br /><br />"Itu yang sebenarnya menyebabkan, penyerapan anggaran menjadi lambat, karena kami harus lebih berhati-hati dalam melakukan penyesuaian anggaran," tuturnya.<br /><br />Menurutnya, jika Juklak dan Juknis bisa diberikan pada Juni atau Juli lalu, maka pihaknya bisa segera menyesuaikan dan mengakomidirnya kedalam penyempurnaan anggaran di APBD murni lalu. Namun karena dinilai telat akhirnya penyesuaian anggaran harus dilakukan saat pembahasan APBD perubahan.<br /><br />"Angkanya berbeda jauh, makanya kami belum berani melakukan realisasi pembangunan fisik, karena kalau dilakukan, sisa lebih anggaran akan lebih besar," katanya.<br /><br />Yunus menambahkan, untuk alokasi anggaran pembangunan fisik mulai dari pembangunan ruang kelas baru dan dan rehab sekolah pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp39 miliar.<br /><br />"Murni dari DAK anggaran sekitar Rp39 miliar itu untuk membangun ruang kelas baru dan rehab sekolah yag tersebar di sembilan kecamatan di Kubu Raya," kata Yunus. (das/ant)</p>