Dinkes Balangan Temukan Dua Penderita Kaki Gajah

oleh

Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, selama periode Januari-Mei 2011 menemukan dua orang penderita penyakit kaki gajah. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kabupaten Balangan, Humam Arifin, di Paringin Ibu Kota Kabupaten Balangan, Senin mengatakan, dua penderita itu ditemukan di dua desa yang berbeda.<br /><br />"Satu ditemukan di Desa Bungur, Kecamatan Batu Mandi dan satunya lagi di Desa Lampihong, Kecamatan Lampihong," ujarnya.<br /><br />Saat ini, Dinkes setempat telah memberikan pengobatan berupa pemberian obat berbentuk kapsul suplemen dengan dosis 100 miligram perkapsul.<br /><br />"Kaki Gajah disebabkan oleh serangan cacing dan nyamuk jenis tertentu namun di masyarakat masih ada anggapan penyakit tersebut akibat kutukan," katanya.<br /><br />Periode 2004 – 2005 lalu Dinkes setempat pernah melakukan upaya penanggulangan penyakit Kaki Gajah dengan cara mengambil sampel darah masyarakat di Kecamatan Paringin Selatan.<br /><br />Pengambilan sampel darah dilakukan di empat desa, yaitu Desa Murung Abuin, Baruh Bahinu Dalam, Telaga Purun dan Binjai.<br /><br />"Sebanyak 500 warga yang di duga menderita gejala penyakit Kaki Gajah telah di periksa sampel darah mereka namun hasilnya waktu itu negatif," tambahnya.<br /><br />Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang penderita penyakit Kaki Gajah, Kastaniyah (55) di Desa Bungur, Kecamatan Batu Mandi, sejak usia 15 tahun ia sudah merasakan gejalanya penyakit itu.<br /><br />"Saat itu saya sering menderita pusing dan demam serta kaki kanan sering terasa pegal-pegal, ngilu dan nyeri," ujarnya.<br /><br />Secara perlahan kaki kanannya mulai membesar dan muncul tonjolan daging pada telapak kaki hingga betis yang disertai rasa nyeri.’ "Saya mulai diasingkan oleh orang tua dan keluarga serta lingkungan karena mereka merasa jijik dan takut melihat kaki saya," katanya.<br /><br />Hingga kini, ia hidup seorang diri dan untuk melakukan aktivitas ringan terpaksa harus menyeret kaki kanannya yang membesar karena tidak bisa lagi di angkat atau digunakan untuk berjalan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>