Dinkes Gelar Fogging Antisipasi Lonjakan DBD

oleh

Untuk mengantisipasi suklus lima tahunan penyakit-penyakit yang dipicu oleh nyamuk seperti halnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Dinas kesehatan Kabupaten Sanggau mulai menggelar pengasapan (fogging) di beberapa tempat disekitar Kota Sanggau yang selama ini menjadi endemis penyakit berbahaya tersebut. <p style="text-align: justify;">Kepala seksi pemberantasan penyakit dinas kesehatan Kabupaten Sanggau HM Saleh, ketika dikonfirmasi, Minggu (12/6) mengatakan. Pengasapan (fogging) tersebut akan dilakukan secara bertahap diseluruh wilayah Kota Sanggau hingga sebulan kedepan. Mengingat wilayah ini merupakan wilayah berpenduduk terpadat di Sanggau.<br /><br />“Tahun 2011 ini khususnya bulan Juni akan masuk siklus lima tahunan penyakit DBD, akan terus mengalami peningkatan sampai bulan Oktober 2011 mendatang. Makanya kita melakukan pengasapan ini untuk mengantisipasi meningkatkan penyakit DBD yang ada di Kabupaten Sanggau ini,” ungkap HM Saleh.<br /><br />Dengan penyemprotan yang dilakukan dikatakan HM Saleh, maka diharapkan nyamuk penyebar DBD yakni aedes aegypty bisa diputuskan mata rantainya. Karena wilayah perkotaan menjadi wilayah penyebar pertama nyamuk tersebut maka penyemprotan difokuskan di sekitar Kota Sanggau secara keseluruhan.<br /><br />“Selain melakukan pengasapan ini, kita juga melakukan langkah-langkah lain yakni memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Karena  ini akan menjadi langkah tepat lainya yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah penyakit tersebut yang dimulai dari rumah masing-masing,” katanya.<br /><br />Selain itu masyarakat juga diminta untuk tetap mempergunakan kelambu yang pernah dibagikan oleh pihak dinas kesehatan. Karena berdasarkan data yang ada penggunaan kelambu tersebut dinilai cukup efektif untuk menekan penyebaran DBD di masyarakat. Terbukti dari penurunan jumlah penderita DBD dari tahun 2009 ke tahun 2010 yang mengalami penurunan cukup signifikan. <strong>(phs)</strong></p>