Home / Tak Berkategori

Dinkes Gelar Fogging Antisipasi Lonjakan DBD

- Jurnalis

Senin, 13 Juni 2011 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk mengantisipasi suklus lima tahunan penyakit-penyakit yang dipicu oleh nyamuk seperti halnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Dinas kesehatan Kabupaten Sanggau mulai menggelar pengasapan (fogging) di beberapa tempat disekitar Kota Sanggau yang selama ini menjadi endemis penyakit berbahaya tersebut. <p style="text-align: justify;">Kepala seksi pemberantasan penyakit dinas kesehatan Kabupaten Sanggau HM Saleh, ketika dikonfirmasi, Minggu (12/6) mengatakan. Pengasapan (fogging) tersebut akan dilakukan secara bertahap diseluruh wilayah Kota Sanggau hingga sebulan kedepan. Mengingat wilayah ini merupakan wilayah berpenduduk terpadat di Sanggau.<br /><br />“Tahun 2011 ini khususnya bulan Juni akan masuk siklus lima tahunan penyakit DBD, akan terus mengalami peningkatan sampai bulan Oktober 2011 mendatang. Makanya kita melakukan pengasapan ini untuk mengantisipasi meningkatkan penyakit DBD yang ada di Kabupaten Sanggau ini,” ungkap HM Saleh.<br /><br />Dengan penyemprotan yang dilakukan dikatakan HM Saleh, maka diharapkan nyamuk penyebar DBD yakni aedes aegypty bisa diputuskan mata rantainya. Karena wilayah perkotaan menjadi wilayah penyebar pertama nyamuk tersebut maka penyemprotan difokuskan di sekitar Kota Sanggau secara keseluruhan.<br /><br />“Selain melakukan pengasapan ini, kita juga melakukan langkah-langkah lain yakni memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Karena  ini akan menjadi langkah tepat lainya yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah penyakit tersebut yang dimulai dari rumah masing-masing,” katanya.<br /><br />Selain itu masyarakat juga diminta untuk tetap mempergunakan kelambu yang pernah dibagikan oleh pihak dinas kesehatan. Karena berdasarkan data yang ada penggunaan kelambu tersebut dinilai cukup efektif untuk menekan penyebaran DBD di masyarakat. Terbukti dari penurunan jumlah penderita DBD dari tahun 2009 ke tahun 2010 yang mengalami penurunan cukup signifikan. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru