Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten, kini tengah gencar menyosialisasikan program Jaminan Persalinan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. <p style="text-align: justify;">Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten, kini tengah gencar menyosialisasikan program Jaminan Persalinan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.<br /><br />"Kami sudah mengintruksikan seluruh petugas Puskesmas agar mensosialisasikan program Jaminan Persalinan (jampersal) kepada masyarakat." kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, H Maman Sukirman di Rangkasbitung, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan, program jampersal tersebut selain bertujuan untuk membantu memudahkan biaya persalinan kaum ibu hamil juga diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).<br /><br />Program Jampersal memberikan pelayanan gratis bagi ibu hamil yang akan melahirkan di Rumas Sakit, Puskesmas, Klinik, dan Rumah Persalinan.<br /><br />Pembayaran kelahiran itu nantinya sistem klaim dengan PT Asuransi Kesehatan (Askes) dan hanya menyertakan kartu tanda penduduk (KTP).<br /><br />Menurut dia, program jampersial itu meliputi pelayanan pemeriksaan kehamilan, persalinan dan pemeriksaan masa nifas. Untuk fasilitas pelayanan kesehatan ini biayanya ditanggung pemerintah.<br /><br />Ia menjelaskan, saat ini untuk anggaran jampersal di Kabupaten Lebak belum turun.<br /><br />Namun demikian anggaran tersebut pasti turun dan sambil menunggu anggaran dilakukan sosialisasi jampersal di masyarakat.<br /><br />Dia menyebutkan dengan program jampersal diharapkan para kaum ibu hamil dapat menerima pelayanan kesehatan secara baik semasa hamil, memasuki masa persalinan sampai pada masa nifasnya.<br /><br />"Bagi kami program jampersal sangat penting dan patut disyukuri karena program ini selain bertujuan untuk menurunkan Aki dan AKB juga sangat membantu meringankan biaya persalinan kaum ibu hamil," ungkapnya.(Eka/Ant)</p>














