Home / Tak Berkategori

Dinkes Pantau Pos Pelayanan Imunisasi Campak-Polio

- Jurnalis

Rabu, 16 November 2011 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pelaksana kegiatan imunisasi campak dan polio Kota Bontang melakukan pemantauan ke pos-pos pelayanan imunisasi menjelang akhir pelaksanaan bulan imunisasi pada 17 November 2011. <p style="text-align: justify;">"Pagi hari ini kami sedang menyisir pos pelayanan imunisasi campak dan polio yang sudah selesai, lalu melanjutkan menyisir ke pos pelayanan imunisasi yang belum selesai guna memastikan program tersebut dapat mencapai semua sasaran," Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bontang, Ramsi, di Bontang, Rabu.<br /><br />Dituturkan Ramsi, dari total target sasaran imunisasi campak dan polio di Kota Bontang, Kalimantan Timur, sejak pertama kali diluncurkan tanggal 18 Oktober-16 November 2011, realisasi baru mencapai 56,5 persen untuk campak dan polio 56 persen. Padahal imunisasi campak dan polio akan berakhir 17 Nopember 2011.<br /><br />"Untuk campak target sasaran tahun ini adalah 13.071 bayi balita tapi data pelaksanaan hingga 16 Nopember 2011 baru mencapai 7.391 anak (56,5 persen). Sementara target sasaran polio 15.500 bayi balita namun data pelaksanaan baru realisasi 8.686 anak (56 persen)," kata Ramsi.<br /><br />Ramsi mengimbau bagi bayi balita usia 0-59 bulan yang kelewatan untuk imunisasi melalui Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) dan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), maka silakan datang ke Puskesmas yang menjadwalkan imunisasi polio dan campak setiap hari.<br /><br />Sementara jadwal imunisasi di Rumah Sakit juga tersedia tapi memiliki jadwal sendiri dan bisa dicek para ibu.<br /><br />Imunisasi campak dan polio, dilaksanakan secara nasional dan bertahap terbagi dalam tiga regional. Untuk regional Kaltim dan beberapa provinsi lainnya merupakan yang terbesar dan terbanyak sasarannya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru