Tim pelaksana kegiatan imunisasi campak dan polio Kota Bontang melakukan pemantauan ke pos-pos pelayanan imunisasi menjelang akhir pelaksanaan bulan imunisasi pada 17 November 2011. <p style="text-align: justify;">"Pagi hari ini kami sedang menyisir pos pelayanan imunisasi campak dan polio yang sudah selesai, lalu melanjutkan menyisir ke pos pelayanan imunisasi yang belum selesai guna memastikan program tersebut dapat mencapai semua sasaran," Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bontang, Ramsi, di Bontang, Rabu.<br /><br />Dituturkan Ramsi, dari total target sasaran imunisasi campak dan polio di Kota Bontang, Kalimantan Timur, sejak pertama kali diluncurkan tanggal 18 Oktober-16 November 2011, realisasi baru mencapai 56,5 persen untuk campak dan polio 56 persen. Padahal imunisasi campak dan polio akan berakhir 17 Nopember 2011.<br /><br />"Untuk campak target sasaran tahun ini adalah 13.071 bayi balita tapi data pelaksanaan hingga 16 Nopember 2011 baru mencapai 7.391 anak (56,5 persen). Sementara target sasaran polio 15.500 bayi balita namun data pelaksanaan baru realisasi 8.686 anak (56 persen)," kata Ramsi.<br /><br />Ramsi mengimbau bagi bayi balita usia 0-59 bulan yang kelewatan untuk imunisasi melalui Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) dan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), maka silakan datang ke Puskesmas yang menjadwalkan imunisasi polio dan campak setiap hari.<br /><br />Sementara jadwal imunisasi di Rumah Sakit juga tersedia tapi memiliki jadwal sendiri dan bisa dicek para ibu.<br /><br />Imunisasi campak dan polio, dilaksanakan secara nasional dan bertahap terbagi dalam tiga regional. Untuk regional Kaltim dan beberapa provinsi lainnya merupakan yang terbesar dan terbanyak sasarannya. <strong>(das/ant)</strong></p>















