Dinsosnaker Bontang Tangkapi Pengemis Dan Gelandangan

oleh

Upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Bontang mengelar operasi bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Polri, dan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Masyarakat, menangkapi pengemis dan gelandangan liar. <p style="text-align: justify;">"Pada operasi gabungan Rabu kemarin, berhasil diamankan lima pengemis dan empat gelandangan yang berkeliaran di pusat kota," kata Kabid Sosial, Mursyid, di Bontang, Kamis.<br /><br />Operasi gabungan dipusatkan di Rawa Indah, Loktuan, Telihan, Jalan Protokol, Pasar Malam Berebas, Gunung Sari dan Tanjung Laut.<br /><br />Mereka yang tertangkap dalam operasi gabungan sebanyak sembilan orang. "Sebagian dari mereka, berasal dari daerah Madura, Jember, Berbai Kalsel, Samarinda, Kutai Timur dan Bontang," katanya.<br /><br />Keberadaan mereka dirasakan menganggu ketertiban umum dan ada yang tidak memeliki kartu identitas. "Para pengemis dan gelandangan yang tertangkap, didata dan identifikasi keberadaan mereka di Bontang. Ada yang dipulangkan ke daerah asal dan yang beridentitas Bontang dikembalikan pada keluarganya," ujar dia.<br /><br />Dikatakan dia, ada dua orang yang ber KTP Bontang, mereka kita serahkan kembali ke keluarga masing-masing.<br /><br />Para pengemis dan gelandangan juga diminta menandatangani surat persyataan yang isinya tidak akan mencari nafkah dengan mengamen, mengemis, meminta-minta dan menggelandang di Bontang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>