Diperkirakan 16 Titik Macet Saat Penas

oleh

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memperkirakan bahwa sedikitnya ada 16 titik berpotensi terjadi kemacetan di "Kota Tepian" itu saat pelaksaan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII 2011 di Kutai Kartanegara, Kaltim yang dibuka pada 18 Juni 2011. <p style="text-align: justify;">"Hasil Sidak (inspeksi mendadak) kemarin, kami mencatat sedikitnya 16 titik berpotensi terjadi kemacetan," kata Syaharie Jaang di Samarinda, Jumat.<br /><br />Tamu undangan Penas itu sebelum ke lokasi acara akan melintasi wilayah Samarinda, dan ke-16 titik berpotensi macet itu antara lain, yakni Jl Bhayangkara, walikota menuju Jl Awang Long, RE Martadinata, P Antasari, P Suryanata dan perbatasan wilayah Samarinda dengan Kutai Kartanegara di patung Lembuswana Tenggarong Seberang.<br /><br />Sidak kemarin itu ini, menindaklanjuti surat Gubernur Kaltim Nomor : 551/5528/EK, tanggal 14 Juni 2011 Perihal, Himbauan Kepada Pengguna jalan.<br /><br />Dari hasil evaluasi tersebut Walikota yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan H Suko Sunawar, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan H Sugeng Chairudin, dan Kepala Satpol PP Ruskan, melakukan rapat kordinasi terbatas di Pos Polisi Simpang Tiga Tenggarong Seberang.<br /><br />Menurutnya ada 16 titik ruas jalan yang berpotensi macet. Untuk itu Walikota meminta Kepala Dinas Perhubungan agar menempatkan anggotanya dan melakukan koordinasi mengantisipasi kemacetan pada titik-titik rawan.<br /><br />Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan akan menempatkan anggotanya memonitoring 16 titik tadi bersama Polisi Lalu Lintas, sedang khusus Jl P Suryanata dari arah Tenggarong menuju simpang empat Air Putih akan diarahkan melewati Jl A Wahab Syaharanie.<br /><br />Dalam kesempatan tersebut Walikota Samarinda juga meminta masyarakat agar membantu kelancaran pelaksanaan PENAS XIII di Tenggarong.<br /><br />"Kita memang bukan tuan rumah, tapi sebagian besar peserta PENAS nantinya ada di Samarinda. Untuk itu agar masyarakat Samarinda tetap dapat menciptakan situasi yang kondusif dan aman. Jangan buang sampah sembarangan, jaga ketertiban Lalu lintas dan hindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas," pesan walikota.<br /><br />Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak sangat serius mempersiapkan masalah transportasi ini dan meminta semua pihak terkait lebih meningkatkan koordinasinya dalam mempersiapkan berbagai prasarana dan sarana perhubungan.<br /><br />Besarnya perhatian gubernur Kaltim terkait sektor perhubungan itu, mengingat tamu yang akan menghadiri acara yang akan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono itu sedikitnya 30.000 orang termasuk para petani dan nelayan dari berbagai daerah di tanah air. <strong>(das/ant)</strong></p>