Disbunhut Gelar Workshop Pengembangan Sistem MRV REDD+Kabupaten Kapuas Hulu

oleh

Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Kapuas Hulu secara resmi menggelar workshop pengembangan sistem MRV REDD+ diikuti sekitar 35 orang yang dilaksanakan di Aula BAPPEDA Kapuas Hulu dibuka langsung oleh H.Hassan Kepala Disbuthun, Senin (10/12/2012). <p style="text-align: justify;">Wokshop tersebut bertujuan untuk memperbaharui informasi seputar perkembangan yang terjadi ditingkat nasional dan provinsi terkait REDD+ dan sistem MRV, mensosialisasikan inisiatif yang telah dilaksanakan kepada para pengambil keputusan, terkait dengan kegiatan REDD+ system MRV dan pengukuran karbon di Kapuas Hulu, memfasilitasi diskusi dan pengumpulan masukan untuk pengembangan sistem MRV dan kelembagaannya ditingkat kabupaten serta mempformulasikan rencana tindak lanjut dan road map pengembangan sistem MRV dan persiapan REDD+di Kapuas Hulu.<br /> <br />Kepala Disbunhut Kapuas Hulu H. Hassan mengatakan bahwa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan pasal 3, dimana penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Selain itu untuk mewujudkan visi Bupati Kapuas Hulu 2010-2015, salah satu upaya penyelenggaraan kehutanan kabupaten yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang dilaksanakan adalah melakukan pengembangan upaya uji coba melalui demonstrative activities REDD+di Kapuas Hulu.<br /> <br />"Upaya ini dilakukan untuk memperoleh strategi pengelolaan hutan lestari dan berwawasan lingkungan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca," jelasnya.<br /> <br />Menurut Hassan kegiatan tersebut juga selaras dengan penugasan Menteri Kehutanan kepada Kabupaten sesuai Permenhut P.7 Tahun 2012, dimana kabupaten diminta melaksanakan pengukuran simpanan karbon dan persiapan pelaksanaan pemantauan simpanan karbon dari kawasan hutan di Kabupaten Kapuas Hulu. <br /><br />"Lembaga mitra, GIZ telah melakukan serangkaian proses tersebut dan untuk menampung dinamika aspirasi dan peran serta masyarakat yang ada,"ucap Hassan.<br /> <br />Ditambahkan Hassan, melalui workshop tersebut juga untuk peningkatan kualitas hasil kegiatan dengan berusaha menggali aspirasi dan usulan dari para stakeholder untuk pengembangan upaya uji coba REDD melalui demonstartive activities di Kapuas Hulu, sehingga pada akhirnya diperoleh strategi pengelolaan hutan lestari dan berwawasan lingkungan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, yang sesuai dengan karakteristik kabupaten Kapuas Hulu melalui kolaborasi berbagai sektor pembangunan. <strong>(phs/foto: dok)</strong></p>