Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kaltim telah dan sedang mendistribusikan sebanyak 103.638 kartu peserta Ujian Nasional (UN) berikut daftar nama tetap (DNT) peserta baik untuk tingkat SMP maupun SMA dan yang sederajat. <p style="text-align: justify;">"Jumlah kartu peserta dan DNT sebanyak itu sesuai dengan jumlah peserta yang akan mengikuti UN untuk tahun ajaran 2013/2014," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) H Musyahrim di Samarinda, Jumat.<br /><br />Musyahrim yang didampingi Panitia UN 2014 Agus mengatakan DNT dan kartu peserta tersebut sebagian besar telah dikirimkan kepada dinas pendidikan di kabupaten maupun kota di Provinsi Kaltim dan Kaltara, terutama di daerah yang jauh dari Samarinda, ibu kota Provinsi Kalitm.<br /><br />Sementara di daerah yang dekat dengan Samarinda, termasuk Dinas Pendidikan Kota Samarinda, kartu dan DNT masih berada di Dinas Pendidikan Kaltim dan sudah siap dikirimkan, yakni untuk Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara dan Balikpapan.<br /><br />Dua daerah tersebut, kata dia, merupakan kawasan yang mudah dijangkau sehingga meskipun belakangan dikirimkan, tetapi bisa saja barang yang dikirim akan sampai lebih dulu ketimbang di kawasan perbatasan yang sulit dijangkau.<br /><br />Dari 103.638 kartu dan DNT yang dikirim itu, menurut dia, adalah untuk siswa SMP/MTs di Kaltim dan Kaltara sebanyak 57.690 siswa, untuk SMK sebanyak 22.20 siswa, dan untuk SMA/MA sebanyak 23.928 siswa.<br /><br />Dia mengatkan, pelaksanaan UN untuk SMA/MA akan digelar pada 14 hingga 16 April, kemudian ujian susulan akan digelar pada 22 hingga 24 April.<br /><br />Untuk ujian paket C (setara SMA) dan paket C Kejuruan (setara SMK) juga digelar pada tanggal yang sama, tetapi dilakukan pada siang hari, sedangkan UN untuk tingkat SMP akan digelar pada 5 hingga 8 Mei dan ujian susulan digelar pada 12 hingga 16 Mei.<br /><br />Begitu pula untuk UN paket B (setera SMP) digelar pada tanggal yang sama, hanya bedanya ujian paket digelar pada siang hingga sore hari.<br /><br />Jumlah peserta UN yang sebanyak 103.638 siswa SMP dan SMA tersebut belum termasuk mereka yang akan mengikuti ujian paket B dan C baik pada ujian paket periode pertama maupun ujian periode kedua. <strong>(das/ant)</strong><br /><br /> </p>

















