Disdik Melawi Ingatkan Jangan Ada Pungli Di Sekolah

oleh

Waspada Pungutan Liar (Pungli) terus di suarakan Bupati Melawi, Meskipun kategori atau kualifikasinya Pungli belum jelas. Begitu juga untuk dibidang pendidikan. <p style="text-align: justify;">Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Melawi meminta pihak sekolah waspada dan jangan ada Pungli dengan alasan apapun dan dalih apapun.<br /> <br />"Kita harus tau klasifikasi Pungli, yang mana nanti akan dijelaskan oleh tim Saber di masing-masing kabupaten. meskipun begitu, tidak kita pungkiri, kita tidak menutupi bahwa ke arah sana nampaknya ada yang mengarah kesana di sekolah. Untuk itu kita minta kepada pihak sekolah, jangan semena mena, memungut maupun meminta sumbangan kepada orang tua murid," kata Kepala Disdik Melawi, Joko Wahyobo, saat ditemui di Pebdopo, Selasa (27/12/2016). <br /><br />Jika ada persetujuan sumbangan dari komite, lanjut Joko, harus dilihat dulu, jangan asal menyetujui. Menurutnya, pungutanbapapun, sumbangan apapun yang akan dilakukan di sekolah, harus dikoordinasikan terlebih dahulu ke pihak Dinas Pendidikan Melawi.<br /><br />"Apapun itu kuncinya koordinasi dengan Disdik. Jangan sampai tidak koordinasi, namun nasuk kategori pungli. Tentu akan jadi masalah dan yang repot pihak sekolah juga. Ini jangan sampai terjadi. Kalau sudah terjadi, jangan baru mau koordinasi ke Disdik," ungkapnya.<br /><br />Terkait sudah ada apa belum laporan resmi terkait Pungli di sekolah sekolah, Joko mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan resmi. Namun untuk omongan diluar dan laporan lisan ada beberapa sekolah. Hal itulah mau diperjelas masuk kualifikasi Pungli atau tidak. <br /><br />"Begitu juga terkait peberimaan siswa baru. Kami harap jangan ada pungutan atau sumbangan yang tidak jelas. Karena bisa saja masuk kualifikasi Pungli dan akan membuat masalah. Jadi aaya ingatkan lagi, sevelum memungut dan meminta sumbangan dari orang tua murid, harus koordinasi dulu dengan Disdik," pungkasnya. (KN)</p>