Disdukcapil Siap Cetak 4.520 KTP Elektronik

oleh

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, siap mencetak 4.520 lembar kartu tanda penduduk hasil perekaman yang dilakukan sejak awal 2015. <p style="text-align: justify;">"Perekaman yang dilakukan di kecamatan sudah selesai sehingga tinggal menunggu pencetakan KTP elektronik," ujar Kadisdukcapil Mahrina Noor di Banjarbaru, Rabu.<br /><br />Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu pengadaan tinta yang dilakukan Pemprov Kalsel sehingga bisa mencetak ribuan kartu identitas elektronik tersebut.<br /><br />Diperkirakan, pengadaan tinta bisa selesai dalam waktu dekat sehingga pencetakan dapat dimulai selama dua bulan sejak November hingga bulan Desember 2015.<br /><br />"Target kami sesuai arahan pusat, seluruh KTP hasil perekaman yang sudah selesai bisa dicetak sejak bulan November dan tuntas pada Desember tahun ini," ungkapnya.<br /><br />Menurut dia, pencetakan KTP yang berlaku nasional itu tidak memerlukan waktu lama karena mesin pencetak yang tersedia memiliki kapasitas cetak 1.000 lembar per hari.<br /><br />"Kapasitas pencetakan mencapai 1.000 lembar per hari, tetapi kami tidak memaksakan sebanyak itu, dan pencetakan disesuaikan kemampuan mesin saja," ucapnya.<br /><br />Dikatakan, sesuai prosedur yang ditetapkan, pengambilan KTP bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman dilakukan di kecamatan melalui petugas yang menangani.<br /><br />Dijelaskan, petugas kecamatan mengumpulkan surat keterangan yang berlaku sebagai KTP sementara dan menyerahkannya ke disdukcapil untuk pencetakan KTP elektronik.<br /><br />"Jadi pengambilan KTP bukan di kantor disdukcapil karena kami hanya mencetakkan saja, dan seluruh proses sejak awal hingga pengambilan kartu di kecamatan," kata dia.<br /><br />Ditambahkan, meski perekaman sudah selesai, tetapi dipastikan masih ada anggota masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik baik karena baru cukup umur maupun pindahan.<br /><br />"Anggota masyarakat yang ingin melakukan perekaman di kecamatan tetap dilayani dan pencetakan kartu sesuai prosedurnya tetap dilakukan di disdukcapil," katanya. (das/ant)</p>