Dishutbun Balangan Temukan 47 Potong Kayu Ilegal

oleh
oleh

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menemukan 47 potong kayu ilegal dan tak bertuan saat melakukan razia di kawasan hutan pada Juni hingga Juli ini. <p style="text-align: justify;">Menurut Kepala Seksi Keamananan dan Perlindungan Hutan, Dishutbun setempat, Fadliansyah di Paringin, ibu kota Balangan, Jum’at, kayu-kayu ilegal temuan itu terdiri dari dua jenis.<br /><br />"Kayu tak bertuan yang berhasil kita temukan itu terdiri dari jenis Meranti sebanyak 31 potong dan Ulin sebanyak 16 potong," ujarnya.<br /><br />Atas temuan tersebut, petugas Polisi Hutan Dishutbun setempat melakukan penyitaan dan mengamankan kayu-kayu itu sebagai barang bukti.<br /><br />Volume kayu jenis Meranti yang berhasil di sita tercatat sebanyak 3,4078 kubik dan jenis Ulin sebanyak 0,5868 kubik, dengan total keseluruhan sebanyak 3,9446 kubik.<br /><br />Ia menjelaskan, kayu-kayu itu ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya di pinggiran hutan saat petugas Polisi Hutan melakukan razia.<br /><br />"Kita telah mengeluarkan pengumuman agar pemilik kayu-kayu tersebut mengambil ke Dishutbun dengan membawa surat dan dokumen-dokumen kepemilikan resmi," katanya.<br /><br />Bila ada pihak-pihak yang dapat menunjukkan surat dan dokumen resmi perihal kepemilikannya, maka kayu-kayu itu akan diserahkan.<br /><br />Ia menambahkan, bila hingga batas waktu yang telah ditentukan dalam pengumuman tidak ada pihak yang mengakui, maka akan dilakukan pelelangan.<br /><br />"Saat ini kami telah melakukan koordinasi dengan Kantor Lelang di Kota Banjarmasin untuk menentukan waktu pelaksanaan pelelangan," tambahnya.<br /><br />Proses pelelangan rancananya akan dilakukan di Kantor Dishutbun setempat oleh petugas dari Kantor Lelang Banjarmasin, demikian Fadliansyah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>