Disnakertrans Kalbar Target 1.361 Transmigran 2012

oleh

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat menargetkan 1.361 kepala keluarga warga transmigran pada 2012. <p style="text-align: justify;">"Itu target untuk tahun depan, jumlah penerima terbanyak yakni Kabupaten Kubu Raya hampir 600 KK," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar Jakuri Suni di Pontianak, Senin.<br /><br />Jumlah tersebut, meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2011 sebanyak 1.254 kepala keluarga.<br /><br />"Datangnya bertahap, saat ini baru datang sebanyak 235 kepala keluarga transmigran asal Pulau Jawa dan sudah masuk di Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara," jelas Jakuri.<br /><br />Rata-rata, lanjut Jakuri, para transmigran tersebut didatangkan dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).<br /><br />Untuk anggaran penerimaan transmigran tersebut, kata Jakuri, berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten/kota.<br /><br />Lebih lanjut Jakuri mengatakan, Kalbar sebagai wilayah penerima transmigran merupakan pengajuan dari kabupaten/kota.<br /><br />"Nah, kami tugasnya hanya menghimpun usulan-usulan dari kabupaten/kota, kami kumpulkan, baru kemudian kami teruskan ke kementerian," jelas Jakuri.<br /><br />Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi merencanakan membangun 12 kawasan transmigrasi sebagai embrio Kawasan Perkotaan Baru di daerah perbatasan.<br /><br />Hal itu sudah masuk dalam rencana strategis Kemenakertrans 2010-2014, 12 kawasan tersebut diantaranya di Kabupaten Sambas dua kawasan, Kabupaten Nunukan dua kawasan, Kabupaten Merauke dua kawasan, Kabupaten Keerom satu kawasan dan akan dikembangkan lagi di Kabupaten Kapuas Hulu.<br /><br />Untuk wilayah perbatasan, menurut Jakuri, yang menyatakan siap menerima transmigrasi hanya Kabupaten Kapuas Hulu.<br /><br />"Yang sudah menyatakan siap dan mengusulkan itu baru Kabupaten Kapuas Hulu," kata Dengan penempatan para transmigran di wilayah perbatasan tersebut, pemerintah provinsi optimistis jika transmigran ditempatkan di wilayah perbatasan akan membawa perubahan di wilayah tersebut.<br /><br />"Kami optimistis untuk itu, apalagi yang pertama kali dirancang dan sudah mengusulkan itu Kabupaten Kapuas Hulu," kata Jakuri. <strong>(phs/Ant)</strong></p>