Dispenda Kalbar Tambah Sembilan Unit Samsat Keliling

oleh

Kepala Dispenda Kalimantan Barat, Samuel mengatakan pada tahun 2015 akan melakukan penambahan sembilan mobil Samsat Keliling untuk memaksimalkan PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor. <p style="text-align: justify;">"Samsat keliling yang ada saat ini sebagian sudah kita fungsikan hingga malam hari, khususnya untuk mobil Samsat Keliling yang ada di kantor Dispenda. Untuk kabupaten/kota lainnya akan kita berikan bantuan mobil Samsat keliling pada tahun ini, dengan rencana penambahan sembilan unit kendaraan," kata Samuel di Pontianak, Rabu.<br /><br />Dia menjelaskan, untuk beberapa kabupaten/kota juga sudah ada Mobil Samsat keliling yang merupakan sumbangan dari Dispenda kabupaten, seperti yang ada di lima kabupaten/kota di Kalbar.<br /><br />"Itu merupakan inisiatif dari pemerintah kabupaten dengan mengadakan mobil samsat keliling. Untuk kabupaten lain yang belum ada, akan kita tambah sebanyak sembilan unit pada tahun ini," tuturnya.<br /><br />Sameul menjelaskan, tahun 2014 alu, jumlah PAD Kalbar mencapai Rp2,1 triliun dimana untuk pajak kendaraan bermotor menyumbangkan PAD sebesar Rp500 miliar dan meningkat sebesar 35 persen dari tahun 2013.<br /><br />"Target penerimaan tahun 2014 yang lalu yaitu PAD sebesar Rp1,656 triliun. Dengan rincian pajak daerah sebesar Rp1,430 triliun, retribusi daerah Rp112 miliar serta bagian laba usaha daerah Rp66 miliar serta lain-lain PAD yang sah Rp47 miliar," katanya.<br /><br />Menurutnya, untuk tahun anggaran 2015 dibandingkan tahun lalu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalbar terjadi peningkatan yang cukup signifikan, yakni sebesar 30,81 persen.<br /><br />"Tahun ini, target PAD dipatok Rp2,166 triliun. Dengan rincian pajak daerah sebesar Rp1,945 triliun, retribusi daerah Rp119 miliar, bagian laba usaha daerah Rp119 miliar serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp36,166 miliar," kata Samuel.<br /><br />Untuk meningkatkan pada tahun 2015 ini, pihaknya akan mencoba meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menambah beberapa gerai dan samsat keliling pada beberapa kabupaten/kota dan akan ditempatkan pada beberapa kecamatan.<br /><br />Upaya meningkatkan pendapatan daerah, lanjut Samuel, bukan hanya optimalisasi pencapaian target, tetapi harus mampu menggali potensi yang ada, yakni dengan memperluas jangkauan pungutan melalui pemerataan dan menekan angka tunggakan.<br /><br />Potensi pajak yang masih perlu dioptimalkan salah satunya adalah pajak kendaraan bermotor, alat berat/besar termasuk kendaraan luar provinsi yang beroperasi di Provinsi Kalbar.&lt;br /><br />"Keberhasilan meningkatkan pendapatan daerah berkorelasi dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Untuk itu harus proaktif operasional di lapangan melalui jemput bola," tuturnya. (das/ant)</p>